Malaria juga menyebabkan anemia, melemahkan daya tahan tubuh, menurunkan produktivitas, dan menghambat perkembangan otak anak. Pada kasus berat, parasit dapat menyumbat pembuluh darah otak sehingga penderita mengalami kejang, pingsan, koma, bahkan meninggal dunia.
Dinkes menekankan strategi EDPT (Early Diagnosis and Prompt Treatment). Di daerah endemis, setiap demam harus dicurigai sebagai malaria hingga terbukti lain melalui pemeriksaan mikroskop atau tes cepat (RDT). Hasil diagnosis ditargetkan keluar kurang dari satu hari. Bila hasil negatif tetapi kecurigaan kuat, pemeriksaan diulang setiap 24–48 jam.
“Malaria bisa diobati, tetapi dampaknya pada perkembangan otak anak tidak bisa diobati dan dikembalikan. Obat malaria masih bisa kita beli, tetapi pendapatan yang hilang akibat sakit malaria tidak bisa kembali lagi,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Malaria juga menyebabkan anemia, melemahkan daya tahan tubuh, menurunkan produktivitas, dan menghambat perkembangan otak anak. Pada kasus berat, parasit dapat menyumbat pembuluh darah otak sehingga penderita mengalami kejang, pingsan, koma, bahkan meninggal dunia.
Dinkes menekankan strategi EDPT (Early Diagnosis and Prompt Treatment). Di daerah endemis, setiap demam harus dicurigai sebagai malaria hingga terbukti lain melalui pemeriksaan mikroskop atau tes cepat (RDT). Hasil diagnosis ditargetkan keluar kurang dari satu hari. Bila hasil negatif tetapi kecurigaan kuat, pemeriksaan diulang setiap 24–48 jam.
“Malaria bisa diobati, tetapi dampaknya pada perkembangan otak anak tidak bisa diobati dan dikembalikan. Obat malaria masih bisa kita beli, tetapi pendapatan yang hilang akibat sakit malaria tidak bisa kembali lagi,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q