Wali Kota: Jangan Manfaatkan WFA untuk Liburan!

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang mendapat penugasan tersebut.

Penegasan ini disampaikan menyusul adanya kekhawatiran bahwa kebijakan WFA dapat disalahartikan sebagai kesempatan untuk bersantai atau bahkan berlibur. Abisai menekankan bahwa WFA bukanlah cuti, melainkan bagian dari transformasi pola kerja yang tetap menuntut kinerja optimal.

“Jangan jadikan momen WFA ini untuk berlibur atau jalan-jalan. Ini tetap jam kerja, tetap ada tanggung jawab yang harus dijalankan,” tegasnya saat ditanya Cenderawasih Pos, Sabtu (11/4).

Baca Juga :  Dishub Resmi Ambil Alih Pengelolaan Retribusi Parkiran

Ia memastikan akan melakukan pemantauan secara langsung terhadap ASN maupun pejabat yang menjalankan WFA. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau penyalahgunaan kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Jayapura tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas.

“Saya akan pantau. Kalau ditemukan ada yang tidak menjalankan tugas dengan baik saat WFA, tentu akan kita beri sanksi tegas,” ujarnya.

Dalam kebijakan tersebut, WFA diberlakukan khusus bagi pejabat eselon III dan IV, sementara pejabat eselon II serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap diwajibkan masuk kantor seperti biasa guna memastikan jalannya roda pemerintahan tetap optimal.

Meski bekerja dari lokasi masing-masing, Abisai menegaskan bahwa pejabat eselon III dan IV tetap harus siap siaga. Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan kehadiran fisik di kantor, maka yang bersangkutan wajib segera datang tanpa alasan.

Baca Juga :  Anggaran Perawatan Tidak Jelas, Kondisi Menjadi Memprihatinkan

“Khusus eselon III dan IV, jika ada hal yang mengharuskan mereka datang ke kantor, maka harus datang. Atau bisa juga melalui komunikasi telepon, tergantung kebutuhan saat itu,” jelasnya.

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang mendapat penugasan tersebut.

Penegasan ini disampaikan menyusul adanya kekhawatiran bahwa kebijakan WFA dapat disalahartikan sebagai kesempatan untuk bersantai atau bahkan berlibur. Abisai menekankan bahwa WFA bukanlah cuti, melainkan bagian dari transformasi pola kerja yang tetap menuntut kinerja optimal.

“Jangan jadikan momen WFA ini untuk berlibur atau jalan-jalan. Ini tetap jam kerja, tetap ada tanggung jawab yang harus dijalankan,” tegasnya saat ditanya Cenderawasih Pos, Sabtu (11/4).

Baca Juga :  Eks Karyawan PT. Freeport Minta Bertemu Gubernur

Ia memastikan akan melakukan pemantauan secara langsung terhadap ASN maupun pejabat yang menjalankan WFA. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau penyalahgunaan kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Jayapura tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas.

“Saya akan pantau. Kalau ditemukan ada yang tidak menjalankan tugas dengan baik saat WFA, tentu akan kita beri sanksi tegas,” ujarnya.

Dalam kebijakan tersebut, WFA diberlakukan khusus bagi pejabat eselon III dan IV, sementara pejabat eselon II serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap diwajibkan masuk kantor seperti biasa guna memastikan jalannya roda pemerintahan tetap optimal.

Meski bekerja dari lokasi masing-masing, Abisai menegaskan bahwa pejabat eselon III dan IV tetap harus siap siaga. Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan kehadiran fisik di kantor, maka yang bersangkutan wajib segera datang tanpa alasan.

Baca Juga :  Anggaran Perawatan Tidak Jelas, Kondisi Menjadi Memprihatinkan

“Khusus eselon III dan IV, jika ada hal yang mengharuskan mereka datang ke kantor, maka harus datang. Atau bisa juga melalui komunikasi telepon, tergantung kebutuhan saat itu,” jelasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya