Selain jejak peninggalan Sekutu dan Belanda, area sekitar gedung ini juga memendam memori pendudukan tentara Jepang. Kehadiran militer Jepang ditandai dengan keberadaan pohon bunga sakura yang ditanam sejak tahun 1942 di bagian belakang gedung. Hingga saat ini, pohon sakura bersejarah tersebut masih hidup dan kerap berbunga.
Tidak hanya menjadi saksi dinamika perang dan pemerintahan kolonial, gedung ini memiliki kedudukan sangat penting bagi sejarah pendidikan tinggi di Papua. Pada area tangga naik bangunan tersebut, peristiwa bersejarah pengumuman dan penandaan berdirinya Universitas Cenderawasih secara resmi dilangsungkan pada tanggal 10 November 1962.
Grace menjelaskan, sebelum penelitian fisik ini dimulai, pihak Uncen telah mempresentasikan kajian awal yang mencakup aspek sejarah, sosiologi, dan antropologi. Namun, untuk melengkapi persyaratan dokumen pendaftaran cagar budaya, diperlukan kajian ilmiah komprehensif dari sudut pandang arkeologi dan struktur arsitektur. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Selain jejak peninggalan Sekutu dan Belanda, area sekitar gedung ini juga memendam memori pendudukan tentara Jepang. Kehadiran militer Jepang ditandai dengan keberadaan pohon bunga sakura yang ditanam sejak tahun 1942 di bagian belakang gedung. Hingga saat ini, pohon sakura bersejarah tersebut masih hidup dan kerap berbunga.
Tidak hanya menjadi saksi dinamika perang dan pemerintahan kolonial, gedung ini memiliki kedudukan sangat penting bagi sejarah pendidikan tinggi di Papua. Pada area tangga naik bangunan tersebut, peristiwa bersejarah pengumuman dan penandaan berdirinya Universitas Cenderawasih secara resmi dilangsungkan pada tanggal 10 November 1962.
Grace menjelaskan, sebelum penelitian fisik ini dimulai, pihak Uncen telah mempresentasikan kajian awal yang mencakup aspek sejarah, sosiologi, dan antropologi. Namun, untuk melengkapi persyaratan dokumen pendaftaran cagar budaya, diperlukan kajian ilmiah komprehensif dari sudut pandang arkeologi dan struktur arsitektur. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q