Curah hujan yang tinggi dan air laut pasang sering kali memicu terjadinya banjir dan genangan air di Kali Acay. Tampak kondisi kali acay pasca hujan deras, Senin (9/3). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Jayapura dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi bersamaan dengan kondisi air laut yang sedang pasang. Kondisi ini menyebabkan aliran air dari daratan menuju laut menjadi terhambat sehingga menimbulkan genangan di berbagai titik.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya air laut, maka permukaan air laut yang meningkat membuat air dari drainase maupun kali tidak dapat mengalir secara lancar ke laut.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (foto:Takim/Cepos)
“Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi dan air laut sedang pasang. Akibatnya penurunan air dari daratan ke laut menjadi terhambat,” Rustan Saru saat diwawancarai terkait kondisi banjir di beberapa wilayah kota, Selasa (10/3).
“Jika hujan bertepatan dengan air laut pasang, maka air tidak bisa mengalir dengan baik ke laut,” lanjutnya.
Selain faktor alam, Rustan juga menyoroti persoalan sampah yang masih menyumbat sejumlah saluran drainase di Kota Jayapura. Menurutnya, kondisi tersebut memperlambat aliran air sehingga memperparah genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Ia menegaskan bahwa persoalan sampah di saluran air menjadi salah satu faktor yang turut berkontribusi terhadap terjadinya banjir. Karena itu, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
JAYAPURA – Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Jayapura dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi bersamaan dengan kondisi air laut yang sedang pasang. Kondisi ini menyebabkan aliran air dari daratan menuju laut menjadi terhambat sehingga menimbulkan genangan di berbagai titik.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya air laut, maka permukaan air laut yang meningkat membuat air dari drainase maupun kali tidak dapat mengalir secara lancar ke laut.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (foto:Takim/Cepos)
“Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi dan air laut sedang pasang. Akibatnya penurunan air dari daratan ke laut menjadi terhambat,” Rustan Saru saat diwawancarai terkait kondisi banjir di beberapa wilayah kota, Selasa (10/3).
“Jika hujan bertepatan dengan air laut pasang, maka air tidak bisa mengalir dengan baik ke laut,” lanjutnya.
Selain faktor alam, Rustan juga menyoroti persoalan sampah yang masih menyumbat sejumlah saluran drainase di Kota Jayapura. Menurutnya, kondisi tersebut memperlambat aliran air sehingga memperparah genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Ia menegaskan bahwa persoalan sampah di saluran air menjadi salah satu faktor yang turut berkontribusi terhadap terjadinya banjir. Karena itu, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.