Wali Kota juga meminta Dinas Perikanan agar memperluas penerapan program ke wilayah lain di Kota Jayapura. Selain menjalankan program, menurutnya dibutuhkan pengawasan dan pendampingan yang konsisten sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan hasil dari budidaya tersebut.
Sementara itu, perwakilan UNHAS Prof. Dr. Amran Saru menilai bahwa budidaya ikan yang dilakukan Pemkot Jayapura sangat tepat sasaran. Menurutnya, kedua jenis ikan yang dibudidayakan, Nila dan Mubara Saling, memiliki peluang pasar yang sangat strategis dan terus diminati.
“Kami sudah melihat sendiri, rata-rata rumah makan di Kota Jayapura menyediakan Ikan
Nila dan Mubara. Ini peluang yang sangat terbuka lebar,” ujar Prof. Amran.
Ia menilai bahwa potensi pasar tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah, dengan mendorong masyarakat—khususnya nelayan atau warga yang memiliki latar belakang perikanan—untuk terlibat aktif dalam program budidaya.
“Masyarakat perlu didorong, didampingi, dan diawasi. Dengan pasar yang begitu strategis, budidaya ikan pasti memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi warga,” jelasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos