Thursday, February 12, 2026
25.5 C
Jayapura

Wilayah Rawan Kriminalitas Perlu Dipasang CCTV

JAYAPURA–Pemerintah Kota Jayapura berencana memasang kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Jayapura. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah penting dalam membantu pemerintah dan aparat keamanan mengidentifikasi serta memantau berbagai aktivitas kriminal yang terjadi di kawasan perkotaan.

Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, pemasangan CCTV juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencegah meningkatnya potensi kejahatan jalanan, seperti aksi begal, pencurian dengan kekerasan, hingga berbagai tindak kekerasan lainnya yang kerap meresahkan masyarakat.

Menanggapi rencana tersebut, Polresta Jayapura Kota menyarankan agar pemasangan CCTV diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang rawan atau memiliki tingkat kriminalitas tinggi. Salah satu wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian khusus adalah Distrik Abepura.

Baca Juga :  Dana BOS Tidak Cukup, Kebijakan Walikota Dirasa Berat

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, mengatakan bahwa berdasarkan data kriminalitas sepanjang tahun 2025, Abepura tercatat sebagai wilayah dengan angka kejahatan tertinggi dibandingkan distrik lainnya di Kota Jayapura.

“Kita tahu bahwa Abepura ini tingkat kriminalitasnya cukup tinggi. Jadi, jika diminta saran, maka kami menyarankan agar pemasangan CCTV diprioritaskan di wilayah Abepura,” ujar Kombes Fredrickus, Jumat (6/2).

Meski demikian, Kombes Fredrickus mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi dari Pemerintah Kota Jayapura terkait rencana teknis pemasangan CCTV tersebut. Namun demikian, Polresta Jayapura Kota menyatakan kesiapan penuh apabila nantinya dilibatkan dalam proses tersebut, baik dalam bentuk pemberian rekomendasi lokasi, pendampingan teknis, maupun kerja sama lainnya.

Baca Juga :  Persiapan PSU, Bawaslu Kota Minta PPD Japsel Dievaluasi 

“Kami belum mengetahui informasi resminya dari pemerintah kota. Namun apabila kami dilibatkan, tentu kami siap memberikan rekomendasi dan dukungan sesuai kewenangan kami,” ujarnya.

JAYAPURA–Pemerintah Kota Jayapura berencana memasang kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Jayapura. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah penting dalam membantu pemerintah dan aparat keamanan mengidentifikasi serta memantau berbagai aktivitas kriminal yang terjadi di kawasan perkotaan.

Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, pemasangan CCTV juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencegah meningkatnya potensi kejahatan jalanan, seperti aksi begal, pencurian dengan kekerasan, hingga berbagai tindak kekerasan lainnya yang kerap meresahkan masyarakat.

Menanggapi rencana tersebut, Polresta Jayapura Kota menyarankan agar pemasangan CCTV diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang rawan atau memiliki tingkat kriminalitas tinggi. Salah satu wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian khusus adalah Distrik Abepura.

Baca Juga :  TPU Buper Dijaga Ketat Pihak Keluarga Kaigere

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, mengatakan bahwa berdasarkan data kriminalitas sepanjang tahun 2025, Abepura tercatat sebagai wilayah dengan angka kejahatan tertinggi dibandingkan distrik lainnya di Kota Jayapura.

“Kita tahu bahwa Abepura ini tingkat kriminalitasnya cukup tinggi. Jadi, jika diminta saran, maka kami menyarankan agar pemasangan CCTV diprioritaskan di wilayah Abepura,” ujar Kombes Fredrickus, Jumat (6/2).

Meski demikian, Kombes Fredrickus mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi dari Pemerintah Kota Jayapura terkait rencana teknis pemasangan CCTV tersebut. Namun demikian, Polresta Jayapura Kota menyatakan kesiapan penuh apabila nantinya dilibatkan dalam proses tersebut, baik dalam bentuk pemberian rekomendasi lokasi, pendampingan teknis, maupun kerja sama lainnya.

Baca Juga :  Milo Meresahkan, Walikota Diminta Tertibkan Kelapa “Berbuah” Jerigen

“Kami belum mengetahui informasi resminya dari pemerintah kota. Namun apabila kami dilibatkan, tentu kami siap memberikan rekomendasi dan dukungan sesuai kewenangan kami,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya