Masih Banyak Pengendara Malas Gunakan Helm

Polres Jayapura Kota saat melakukan razia operasi keselamatan di Jalan Percetakan Jayapura, Sabtu (4/5).( foto : Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Hari ke enam Operasi Keselamatan Matoa 2019 yang digelar Polda Papua dan Polres Jajaran dari data yang berhasil dihimpun jumlah pelanggaran yang ditilang yaitu sebanyak 17 pelanggar dihari ke enam, Sabtu (4/5)

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan kegiatan Operasi Keselamatan Matoa 2019 merupakan operasi tahunan yang mana digelar pada 29 April hingga 12 Mei 2019. Selama 12 hari kegiatan, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran maupun disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sehingga terciptanya keselamatan dan kelancaran berlalu lintas.

Dikatakan, ada tujuh poin pelanggaran lalu lintas seperti menggunakan telepon saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara, tidak menggunakan helm berstandar nasional. Selain itu, pelanggaran melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan di bawah pengaruh alkohol, narkoba, mengemudikan kendaraan di bawah umur dan yang terakhir mengemudikan kendaraan pada kecepatan maksimal.

Baca Juga :  Todat, Toga, Paguyuban Diharapkan Bisa Bantu Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 

Sementara itu, hari ke enam Operasi Keselamatan Matoa 2019 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura Kota, sebanyak puluhan kendaraan roda dua terjaring razia di Jalan Percetakan Jayapura, Sabtu (4/5).

Kapolres Jayapura Kota AKP Gustav R Urbinas melalui Kasat Lantas AKP Junan Plitomo, S.Sos., MH mengatakan dalam Operasi Keselamatan Matoa 2019 dihari ke enam dengan menggelar razia dan menjaring sebanyak 46 pelanggar.

“Dari 46 pelanggar diantaranya 20 pelanggar tidak menggunakan helm dan diberikan surat teguran, 8 pelanggar kendaraan angkutan umum yang dipasangi stiker pada kaca mobil yang berlebihan, 8 pelanggar diberikan surat tilang karena tanpa memasang TNKB dan 10 pelanggar tanpa surat kendaraan dan surat pengemudi yang berikan surat tilang,”ujar AKP Junan.(fia/gin)

Baca Juga :  Pores Jayapura Gencar Berantas Buta Aksara
Polres Jayapura Kota saat melakukan razia operasi keselamatan di Jalan Percetakan Jayapura, Sabtu (4/5).( foto : Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Hari ke enam Operasi Keselamatan Matoa 2019 yang digelar Polda Papua dan Polres Jajaran dari data yang berhasil dihimpun jumlah pelanggaran yang ditilang yaitu sebanyak 17 pelanggar dihari ke enam, Sabtu (4/5)

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan kegiatan Operasi Keselamatan Matoa 2019 merupakan operasi tahunan yang mana digelar pada 29 April hingga 12 Mei 2019. Selama 12 hari kegiatan, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran maupun disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sehingga terciptanya keselamatan dan kelancaran berlalu lintas.

Dikatakan, ada tujuh poin pelanggaran lalu lintas seperti menggunakan telepon saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara, tidak menggunakan helm berstandar nasional. Selain itu, pelanggaran melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan di bawah pengaruh alkohol, narkoba, mengemudikan kendaraan di bawah umur dan yang terakhir mengemudikan kendaraan pada kecepatan maksimal.

Baca Juga :  Wali Kota: Soroti Kinerja KPK, Harus Dilengkapi dengan Bukti!

Sementara itu, hari ke enam Operasi Keselamatan Matoa 2019 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura Kota, sebanyak puluhan kendaraan roda dua terjaring razia di Jalan Percetakan Jayapura, Sabtu (4/5).

Kapolres Jayapura Kota AKP Gustav R Urbinas melalui Kasat Lantas AKP Junan Plitomo, S.Sos., MH mengatakan dalam Operasi Keselamatan Matoa 2019 dihari ke enam dengan menggelar razia dan menjaring sebanyak 46 pelanggar.

“Dari 46 pelanggar diantaranya 20 pelanggar tidak menggunakan helm dan diberikan surat teguran, 8 pelanggar kendaraan angkutan umum yang dipasangi stiker pada kaca mobil yang berlebihan, 8 pelanggar diberikan surat tilang karena tanpa memasang TNKB dan 10 pelanggar tanpa surat kendaraan dan surat pengemudi yang berikan surat tilang,”ujar AKP Junan.(fia/gin)

Baca Juga :  Gelar Rapim untuk Optimalisasi Peran LPTQ Papua

Berita Terbaru

Artikel Lainnya