Friday, March 6, 2026
25.6 C
Jayapura

Perkara di PA Jayapura Cenderung Menurun

JAYAPURA – Tren pendaftaran perkara di Pengadilan Agama (PA) Jayapura selama bulan Ramadan cenderung menurun atau melambat mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Memasuki hari ke-14 bulan pelaksanaan ibadah puasa, Pengadilan Agama Jayapura mencatat telah menerima 13 gugatan dan permohonan dua (2) perkara pada proses 19 Februari 2026 hingga Selasa, 3 Maret 2026. Meski demikian, beban kerja di pengadilan agama tetap berjalan normal.

Hal ini disampaikan langsung Panitera Pengadilan Agama Jayapura Andiman, S.HI kepada Cenderawasih Pos, Selasa (3/3). Hal ini menurutnya terjadi seringkali disebabkan oleh penyesuaian jam kerja, fokus ibadah, hingga menjalankan puasa.

“Kalau banyak yang rujuk tidak juga, biasanya ketika bulan Ramadan begini yang mendaftar perkara agak kurang, nanti setelah lebaran baru mulai banyak lagi yang daftar,” kata Andiman.

Baca Juga :  Usai Ada Dugaan Pungli, Satpol PP Berjaga di Kantor Otonom

Meski secara umum pendaftaran cenderung melambat, produktivitas penyelesaian perkara di akhir atau pasca Ramadan sering kali meningkat untuk mengejar target penyelesaian perkara sebelum libur panjang lebaran.

Andiman menduga lonjakan pendaftaran perkara di pengadilan agama akan terjadi setelah ramadan mendatang. Kondisi ini ia sampaikan mengingat pada Januari dan Februari perkara yang masuk tergolong meningkat.

JAYAPURA – Tren pendaftaran perkara di Pengadilan Agama (PA) Jayapura selama bulan Ramadan cenderung menurun atau melambat mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Memasuki hari ke-14 bulan pelaksanaan ibadah puasa, Pengadilan Agama Jayapura mencatat telah menerima 13 gugatan dan permohonan dua (2) perkara pada proses 19 Februari 2026 hingga Selasa, 3 Maret 2026. Meski demikian, beban kerja di pengadilan agama tetap berjalan normal.

Hal ini disampaikan langsung Panitera Pengadilan Agama Jayapura Andiman, S.HI kepada Cenderawasih Pos, Selasa (3/3). Hal ini menurutnya terjadi seringkali disebabkan oleh penyesuaian jam kerja, fokus ibadah, hingga menjalankan puasa.

“Kalau banyak yang rujuk tidak juga, biasanya ketika bulan Ramadan begini yang mendaftar perkara agak kurang, nanti setelah lebaran baru mulai banyak lagi yang daftar,” kata Andiman.

Baca Juga :  Lapas Abepura Masih Over Kapasitas

Meski secara umum pendaftaran cenderung melambat, produktivitas penyelesaian perkara di akhir atau pasca Ramadan sering kali meningkat untuk mengejar target penyelesaian perkara sebelum libur panjang lebaran.

Andiman menduga lonjakan pendaftaran perkara di pengadilan agama akan terjadi setelah ramadan mendatang. Kondisi ini ia sampaikan mengingat pada Januari dan Februari perkara yang masuk tergolong meningkat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya