JAYAPURA – Hilang kendali akibat pengaruh minuman keras, seorang pengendara sepeda motor Yamaha Fazzio dengan nomor polisi PA 5024 RX, alami kecelakaan hingga meninggal dunia di tempat. Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Graha Yotefa blok D Gunung Distrik Heram, pada Jumat (2/1).
Berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, korban meninggal dunia dengan kondisi kepala belakang bocor, keluar darah dari hidung, keluar darah dari telinga kiri dan luka lecet pada lutut kaki kanan, hingga meninggal dunia di TKP.
Salah satu saksi, Melkior Umbia (24) mengaku sempat melihat korban melaju dengan kecepatan cukup kencang dari arah Graha Yotefa Waena tujuan Perumnas IV Waena.
“Sesampainya di TKP, dikarenakan kondisi jalan yang menurun korban hilang kendali sehingga terjatuh dan meninggal dunia di TKP,” jelas Melkior.
Melihat korban tidak sadarkan diri, saksi kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Heram. Tidak lama setelah itu, Anggota Patmor Heram tiba di TKP. Melihat keadaan korban yang tergeletak dan sudah tidak bergerak anggota langsung membawa korban ke RS. Bhayangkara.
Saksi menyebut, saat mengemudi korban diketahui tidak mengunakan helm. Diduga kuat korban mengalami benturan kuat pada bagian kepala yang mengakibatkan beberapa bagian mengeluarkan darah, baik dari telinga maupun hidung.
JAYAPURA – Hilang kendali akibat pengaruh minuman keras, seorang pengendara sepeda motor Yamaha Fazzio dengan nomor polisi PA 5024 RX, alami kecelakaan hingga meninggal dunia di tempat. Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Graha Yotefa blok D Gunung Distrik Heram, pada Jumat (2/1).
Berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, korban meninggal dunia dengan kondisi kepala belakang bocor, keluar darah dari hidung, keluar darah dari telinga kiri dan luka lecet pada lutut kaki kanan, hingga meninggal dunia di TKP.
Salah satu saksi, Melkior Umbia (24) mengaku sempat melihat korban melaju dengan kecepatan cukup kencang dari arah Graha Yotefa Waena tujuan Perumnas IV Waena.
“Sesampainya di TKP, dikarenakan kondisi jalan yang menurun korban hilang kendali sehingga terjatuh dan meninggal dunia di TKP,” jelas Melkior.
Melihat korban tidak sadarkan diri, saksi kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Heram. Tidak lama setelah itu, Anggota Patmor Heram tiba di TKP. Melihat keadaan korban yang tergeletak dan sudah tidak bergerak anggota langsung membawa korban ke RS. Bhayangkara.
Saksi menyebut, saat mengemudi korban diketahui tidak mengunakan helm. Diduga kuat korban mengalami benturan kuat pada bagian kepala yang mengakibatkan beberapa bagian mengeluarkan darah, baik dari telinga maupun hidung.