Sementara itu, Ketua PD Perpamsi Tanah Papua, Entis Sutisna, mengatakan MAPAMDA tahun ini memiliki tiga agenda utama. Pertama, pemilihan ketua dan pengurus baru, di mana dirinya kembali mendapat kepercayaan dari para direksi BUMD air minum di sembilan kabupaten dan kota.
“Kami akan melanjutkan program-program yang belum terlaksana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat sinergi antarperusahaan air minum di Tanah Papua,” ujarnya.
Agenda kedua adalah pelaksanaan sertifikasi kompetensi bagi 28 tenaga madya BUMD air minum. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis para operator agar memiliki standar kompetensi yang setara dengan tenaga air minum di wilayah lain di Indonesia.
Menurut Entis, masih banyak tantangan yang dihadapi perusahaan air minum di Tanah Papua, mulai dari rendahnya cakupan layanan, keterbatasan dukungan pemerintah daerah di beberapa wilayah, kualitas SDM yang masih perlu ditingkatkan, hingga keterbatasan pendanaan investasi.
“Tantangan lain adalah kondisi geografis Papua yang luas dengan permukiman yang tersebar, sehingga membutuhkan biaya besar untuk membangun jaringan distribusi air bersih,” terangnya.
Meski demikian, ia optimistis seluruh BUMD air minum di Tanah Papua dapat menemukan solusi bersama melalui kolaborasi yang lebih kuat antar daerah. Entis juga mengungkapkan bahwa Jayapura mendapat respons positif dari Pengurus Pusat Perpamsi untuk dikembangkan sebagai training center pengembangan SDM bidang air minum di Tanah Papua.
“Nantinya, pengelola air minum dari berbagai daerah akan mendapatkan pelatihan dengan dukungan perusahaan air minum di Bandung sehingga kompetensi SDM di Tanah Papua terus meningkat dan mampu mengikuti perkembangan teknologi pengelolaan air minum,” pungkasnya. (ana/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q