AJI Kota Jayapura Lakukan Regenerasi

  Ketua terpilih, Theo Kelen, mengatakan jurnalis di Indonesia, khususnya di Papua, masih menghadapi banyak tantangan. Kebebasan pers belum sepenuhnya aman, wilayah liputan sangat luas, serta biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk meliput tidak sedikit.

  Menurutnya, jurnalis di Papua membutuhkan pelatihan dan peningkatan kapasitas. Untuk itu, kolaborasi dinilai penting guna memperkuat jurnalisme di Tanah Papua. “Kolaborasi menjadi hal yang penting untuk sama-sama mendorong dan memperkuat jurnalistik di tanah Papua,” katanya.

  Theo mengatakan program kerja belum dirumuskan karena masih harus melalui tahapan pemilihan pengurus dan pelantikan. Meski begitu, ia sudah memiliki sejumlah gambaran arah kerja ke depan.

  Salah satunya, AJI Jayapura membutuhkan rumah sekretariat bersama. Selama ini, anggota yang ingin berkumpul tidak memiliki tempat tetap. “Itu perlu didorong bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyelenggara Pemilu Diminta Kerja Solid

  Selain itu, pelatihan bagi jurnalis juga menjadi perhatian, terutama terkait era kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat dan maraknya disinformasi. Menurut Theo, dua isu tersebut perlu mendapat penguatan kapasitas ke depan. “Perlu adanya kolaborasi dengan begitu kita semakin kuat,” pungkasnya (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

  Ketua terpilih, Theo Kelen, mengatakan jurnalis di Indonesia, khususnya di Papua, masih menghadapi banyak tantangan. Kebebasan pers belum sepenuhnya aman, wilayah liputan sangat luas, serta biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk meliput tidak sedikit.

  Menurutnya, jurnalis di Papua membutuhkan pelatihan dan peningkatan kapasitas. Untuk itu, kolaborasi dinilai penting guna memperkuat jurnalisme di Tanah Papua. “Kolaborasi menjadi hal yang penting untuk sama-sama mendorong dan memperkuat jurnalistik di tanah Papua,” katanya.

  Theo mengatakan program kerja belum dirumuskan karena masih harus melalui tahapan pemilihan pengurus dan pelantikan. Meski begitu, ia sudah memiliki sejumlah gambaran arah kerja ke depan.

  Salah satunya, AJI Jayapura membutuhkan rumah sekretariat bersama. Selama ini, anggota yang ingin berkumpul tidak memiliki tempat tetap. “Itu perlu didorong bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinsos Pastikan Rumah Singgah Segera Beroperasi

  Selain itu, pelatihan bagi jurnalis juga menjadi perhatian, terutama terkait era kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat dan maraknya disinformasi. Menurut Theo, dua isu tersebut perlu mendapat penguatan kapasitas ke depan. “Perlu adanya kolaborasi dengan begitu kita semakin kuat,” pungkasnya (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya