Pekerja Bangunan Ditemukan Meninggal Dunia

Polisi Sebut Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan

MIMIKA – Seorang pria bernama Abdul meregang nyawa di dalam sebuah bangunan rumah yang masih dalam proses pembangunan, di Jalan Hassanudin, Irigasi, tepatnya di salahsatu Kompleks Perumahan di Belakang Kantor Bawaslu, Mimika, Papua Tengah, Kamis (26/6) kemarin.

Pria yang diperkirakan berusia kurang lebih 50 tahun ini merupakan pekerja bangunan yang sedang menyelesaikan proses pengerjaan salah satu rumah di kawasaan perumahan tersebut bersama beberapa orang lainnya.

Sementara itu, Sutresno, saksi yang merupakan rekan kerja korban mengaku, kejadian sekitar pukul 09.00 WIT. Saat itu saksi sedang menyeduh kopi dan sempat mengajak Abdul agar membuat kopi untuk diminum sebelum melanjutkan pekerjaan.

Baca Juga :  Lima Personel Polres Jayapura Di-PTDH

Usai menyeduh kopi, saksi kemudian keluar dari rumah meninggalkan Abdul yang sedang duduk dan menuju ke belakang rumah untuk menikmati kopi yang baru diseduhnya. Merasa AK yang belum juga merespon, saksi kembali menemuinya di dalam rumah. Namun, saksi menemukan AK yang sudah dalam posisi terbaring.

Ia kemudian berupaya membangunkan AK. Kendati demikian, AK ternyata tidak sadarkan diri kemudian meninggal dunia.

“Saya bilang, Abdul kamu kenapa kerja kok malah tidur? Bangun bikin kopi sana. Tapi dia tidak ada reaksi, saya langsung teriak, Abdul, Abdul ko (Kamu) kenapa?,” jelas Sutresno.

“Orang dari rumah sebelah datang sementara saya mencari keluarganya,” katanya.

Sutresno menyebut, ia pun tidak mengetahui apa penyebab kematian Abdul. Ia juga mengaku, sejak tiba di tempat mereka bekerja, yang bersangkutan tidak terlihat dalam kondisi sakit.

Baca Juga :  BKPSDM Mimika Panggil 60 Honorer Bermasalah

Polisi Sebut Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan

MIMIKA – Seorang pria bernama Abdul meregang nyawa di dalam sebuah bangunan rumah yang masih dalam proses pembangunan, di Jalan Hassanudin, Irigasi, tepatnya di salahsatu Kompleks Perumahan di Belakang Kantor Bawaslu, Mimika, Papua Tengah, Kamis (26/6) kemarin.

Pria yang diperkirakan berusia kurang lebih 50 tahun ini merupakan pekerja bangunan yang sedang menyelesaikan proses pengerjaan salah satu rumah di kawasaan perumahan tersebut bersama beberapa orang lainnya.

Sementara itu, Sutresno, saksi yang merupakan rekan kerja korban mengaku, kejadian sekitar pukul 09.00 WIT. Saat itu saksi sedang menyeduh kopi dan sempat mengajak Abdul agar membuat kopi untuk diminum sebelum melanjutkan pekerjaan.

Baca Juga :  Polisi Dituntut Mampu Menjawab Tantangan Regional, Nasional dan Sektoral

Usai menyeduh kopi, saksi kemudian keluar dari rumah meninggalkan Abdul yang sedang duduk dan menuju ke belakang rumah untuk menikmati kopi yang baru diseduhnya. Merasa AK yang belum juga merespon, saksi kembali menemuinya di dalam rumah. Namun, saksi menemukan AK yang sudah dalam posisi terbaring.

Ia kemudian berupaya membangunkan AK. Kendati demikian, AK ternyata tidak sadarkan diri kemudian meninggal dunia.

“Saya bilang, Abdul kamu kenapa kerja kok malah tidur? Bangun bikin kopi sana. Tapi dia tidak ada reaksi, saya langsung teriak, Abdul, Abdul ko (Kamu) kenapa?,” jelas Sutresno.

“Orang dari rumah sebelah datang sementara saya mencari keluarganya,” katanya.

Sutresno menyebut, ia pun tidak mengetahui apa penyebab kematian Abdul. Ia juga mengaku, sejak tiba di tempat mereka bekerja, yang bersangkutan tidak terlihat dalam kondisi sakit.

Baca Juga :  Peluang Jadi Anggota Polisi Makin Besar

Berita Terbaru

Artikel Lainnya