DPRK Mimika Tinjau Infrastruktur di Atuka dan Mimika Pantai

MIMIKA – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas air bersih di Kampung Atuka serta Kampung Mimika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Kamis (9/4)
Kunker ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Elinus Balinol Mom, didampingi anggota komisi yakni Darwin Kurnia Rombe, Abrian Katagame, dan Amos Jamang.

Fokus utama peninjauan adalah memastikan efektivitas proyek yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika agar tepat sasaran bagi masyarakat pesisir.

Ketua Komisi IV, Elinus Balinol Mom, menekankan bahwa meskipun pembangunan fisik telah berjalan masif di wilayah pesisir dan pegunungan, aspek pemeliharaan masih menjadi tantangan besar. Ia mendorong adanya transisi model pengelolaan dari swakelola ke profesional.

Baca Juga :  Serahkan Hibah Senilai Rp 55 Miliar Bagi 67 Tempat Ibadah

“Kami melihat saat ini sudah banyak fasilitas air bersih yang dibangun, baik di wilayah pesisir maupun pegunungan. Namun ke depan, kami mendorong agar pengelolaannya tidak lagi bersifat sewa kelola, tetapi diserahkan kepada pihak ketiga yang profesional,” ujar Elinus kepada Cenderawasih Pos, Jumat (10/4).

MIMIKA – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas air bersih di Kampung Atuka serta Kampung Mimika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Kamis (9/4)
Kunker ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Elinus Balinol Mom, didampingi anggota komisi yakni Darwin Kurnia Rombe, Abrian Katagame, dan Amos Jamang.

Fokus utama peninjauan adalah memastikan efektivitas proyek yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika agar tepat sasaran bagi masyarakat pesisir.

Ketua Komisi IV, Elinus Balinol Mom, menekankan bahwa meskipun pembangunan fisik telah berjalan masif di wilayah pesisir dan pegunungan, aspek pemeliharaan masih menjadi tantangan besar. Ia mendorong adanya transisi model pengelolaan dari swakelola ke profesional.

Baca Juga :  Dorong Generasi Muda OAP Buka Wirausaha

“Kami melihat saat ini sudah banyak fasilitas air bersih yang dibangun, baik di wilayah pesisir maupun pegunungan. Namun ke depan, kami mendorong agar pengelolaannya tidak lagi bersifat sewa kelola, tetapi diserahkan kepada pihak ketiga yang profesional,” ujar Elinus kepada Cenderawasih Pos, Jumat (10/4).

Berita Terbaru

Artikel Lainnya