Hasil Pertemuan Pemerintah dan Kedua Pihak Juga Menginginkan Perdamaian
MIMIKA – Upaya dalam mewujudkan perdamaian di antara kelompok Dang dan kelompok Newegalen yang terlibat konflik berkepanjangan di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama tampaknya akan segera tercapai.
Hal ini berdasarkan hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Mimika bersama masing-masing pihak yang berkonflik secara terpisah dan kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai.
Sebelumnya, pada Selasa (6/1) Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong serta Wakil Bupati Puncak Naftalo Akwal dan Pj Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni telah menggelar pertemuan dengan kelompok Dang.
Dari pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan kembali melakukan pendekatan bersama dengan kelompok Newegalen pada Rabu, (7/1). Pertemuan itu pun membuahkan hasil di mana pihak Dang telah bersedia untuk berdamai dengan kelompok Newegalen.
Bupati Mimika Johannes Rettob bersama wakilnya Emanuel Kemong serta Wakil Bupati Kabupaten Puncak Naftali Akawal didamping Plt Sekda Nenu Tabuni dalam dua hari belakangan telah bertemu kedua kubu yang terlibat bentrok di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Sementara itu, menurut John, dari hasil pertemuan antara pemerintah dengan masing-masing kelompok, dapat disimpulkan bahwa proses perdamaian dapat segera tercapai dalam waktu dekat. “Kita rasa ya sudah positif—sangat mengerucut bahwa perdamaian Kwamki Narama akan terjadi dalam waktu dekat,” tutur John.
“Hanya karena situasi keamanan jadi tercerai-berai, makanya itu dibutuhkan waktu untuk mengumpulkan mereka duduk bersama. Kurang lebih seperti itu. Mudah-mudahan ya, mari kita semua berdoa,” pungkasnya.
Hasil Pertemuan Pemerintah dan Kedua Pihak Juga Menginginkan Perdamaian
MIMIKA – Upaya dalam mewujudkan perdamaian di antara kelompok Dang dan kelompok Newegalen yang terlibat konflik berkepanjangan di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama tampaknya akan segera tercapai.
Hal ini berdasarkan hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Mimika bersama masing-masing pihak yang berkonflik secara terpisah dan kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai.
Sebelumnya, pada Selasa (6/1) Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong serta Wakil Bupati Puncak Naftalo Akwal dan Pj Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni telah menggelar pertemuan dengan kelompok Dang.
Dari pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan kembali melakukan pendekatan bersama dengan kelompok Newegalen pada Rabu, (7/1). Pertemuan itu pun membuahkan hasil di mana pihak Dang telah bersedia untuk berdamai dengan kelompok Newegalen.
Bupati Mimika Johannes Rettob bersama wakilnya Emanuel Kemong serta Wakil Bupati Kabupaten Puncak Naftali Akawal didamping Plt Sekda Nenu Tabuni dalam dua hari belakangan telah bertemu kedua kubu yang terlibat bentrok di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Sementara itu, menurut John, dari hasil pertemuan antara pemerintah dengan masing-masing kelompok, dapat disimpulkan bahwa proses perdamaian dapat segera tercapai dalam waktu dekat. “Kita rasa ya sudah positif—sangat mengerucut bahwa perdamaian Kwamki Narama akan terjadi dalam waktu dekat,” tutur John.
“Hanya karena situasi keamanan jadi tercerai-berai, makanya itu dibutuhkan waktu untuk mengumpulkan mereka duduk bersama. Kurang lebih seperti itu. Mudah-mudahan ya, mari kita semua berdoa,” pungkasnya.