MIMIKA — Seorang pelajar kelas XII SMA di Mimika bernama Iksan ditemukan tak bernyawa di dalam kamar indekosnya Selasa (6/10) kemarin. Remaja 18 tahun itu terbaring kaku saat saudara angkatnya datang berkunjung pada Selasa (6/10) sore . Temuan memilukan di Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Mimika Baru.
Jejak duka sebenarnya sudah tercium sejak Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIT. Beberapa penghuni sekitar sempat mendengar korban berteriak menahan sakit dari dalam kamarnya. Namun, tidak ada yang menyangka jeritan itu menjadi petanda akhir hayat sang pelajar.
Tanda tanya makin membuncah saat petugas hendak mengevakuasi jasad korban. Bercak darah tampak keluar dari hidungnya.
Tak hanya itu, bercak luka juga terlihat di bagian tangan dan kaki Iksan. Luka fisik tersebut diduga kuat berkaitan dengan insiden kecelakaan lalu lintas yang sempat dialaminya beberapa waktu sebelum kejadian.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Mimika Baru bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres Mimika langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi memasang garis pembatas, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan barang bukti. Jenazah Iksan kemudian dievakuasi ke RSUD Mimika untuk menjalani visum et repertum guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.
MIMIKA — Seorang pelajar kelas XII SMA di Mimika bernama Iksan ditemukan tak bernyawa di dalam kamar indekosnya Selasa (6/10) kemarin. Remaja 18 tahun itu terbaring kaku saat saudara angkatnya datang berkunjung pada Selasa (6/10) sore . Temuan memilukan di Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Mimika Baru.
Jejak duka sebenarnya sudah tercium sejak Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIT. Beberapa penghuni sekitar sempat mendengar korban berteriak menahan sakit dari dalam kamarnya. Namun, tidak ada yang menyangka jeritan itu menjadi petanda akhir hayat sang pelajar.
Tanda tanya makin membuncah saat petugas hendak mengevakuasi jasad korban. Bercak darah tampak keluar dari hidungnya.
Tak hanya itu, bercak luka juga terlihat di bagian tangan dan kaki Iksan. Luka fisik tersebut diduga kuat berkaitan dengan insiden kecelakaan lalu lintas yang sempat dialaminya beberapa waktu sebelum kejadian.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Mimika Baru bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres Mimika langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi memasang garis pembatas, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan barang bukti. Jenazah Iksan kemudian dievakuasi ke RSUD Mimika untuk menjalani visum et repertum guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.