MIMIKA – Polres Mimika bergerak cepat merespon aksi saling serang antar pelajar yang terjadi di depan SMK Petra, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (7/3)
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.48 WIT, dengan melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa sekolah, di antaranya SMK Petra dan SMK Negeri 1 Mimika.
Aksi tawuran antar pelajar ini diduga turut melibatkan siswa dari sekolah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Saat kejadian, para pelajar saling baku lempar menggunakan batu. Mereka bahkan terpantau menggunakan busur panah yang mengakibatkan gangguan keamanan di sekitar lokasi.
“Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Respon Polres Mimika yang dipimpin oleh Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polres Mimika IPTU Reky bersama satu regu personel Sat Samapta dan satu personel Sat Intelkam segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pembubaran massa pelajar,” jelas Iptu Hempy.
Dalam penanganan itu petugas berhasil mengamankan tujuh orang pelajar yang diduga terlibat dalam aksi saling serang dan selanjutnya dibawa ke Polsek Mimika Baru guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 18 buah busur panah, enam unit telepon genggam berbagai merek, serta tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh para pelajar saat berada di lokasi kejadian.
MIMIKA – Polres Mimika bergerak cepat merespon aksi saling serang antar pelajar yang terjadi di depan SMK Petra, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (7/3)
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.48 WIT, dengan melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa sekolah, di antaranya SMK Petra dan SMK Negeri 1 Mimika.
Aksi tawuran antar pelajar ini diduga turut melibatkan siswa dari sekolah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Saat kejadian, para pelajar saling baku lempar menggunakan batu. Mereka bahkan terpantau menggunakan busur panah yang mengakibatkan gangguan keamanan di sekitar lokasi.
“Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Respon Polres Mimika yang dipimpin oleh Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polres Mimika IPTU Reky bersama satu regu personel Sat Samapta dan satu personel Sat Intelkam segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pembubaran massa pelajar,” jelas Iptu Hempy.
Dalam penanganan itu petugas berhasil mengamankan tujuh orang pelajar yang diduga terlibat dalam aksi saling serang dan selanjutnya dibawa ke Polsek Mimika Baru guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 18 buah busur panah, enam unit telepon genggam berbagai merek, serta tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh para pelajar saat berada di lokasi kejadian.