alexametrics
28.7 C
Jayapura
Monday, May 23, 2022

Kota Sentani Banjir,  Sebagian Warga Dievakuasi

JAYAPURA – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura pada Senin malam hingga Selasa dini hari. Akibat hujan deras yang mengguyur, sejumlah titik terendam banjir dengan ketinggian air 30-70 sentimeter.

Titik terparah terdampak banjir yakni Perumahan Darsua Doyo, Pasar Phara Sentani, Kampung Kahiran, Mako Yonif 751 Rider dan ruas Jalan Lanud Silas Papare Jayapura.  Pantauan media ini, Jalan Utama Kota Sentani, tepatnya di depan Yonif 751 genangan air sangat tinggi. Sejumlah anggota TNI terlihat berjibaku membersihkan saluran air yang ada di depan Mako Yonif 751 itu.

Suasana yang sama juga terjadi di depan Jalan Sosial sampai di depan jalan SMP Negeri 2 Sentani.  Di ruas jalan itu hampir saja aktivitas lalu lintas kendaraan lumpuh karena material tanah dan lumpur yang ikut terbawa pada saat banjir tampak memenuhi badan jalan dan menumpuk di jalan, sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas para pengguna jalan.

Baca Juga :  Kampung Yoka Pusat Peradaban Papua

“Setiap kali hujan baik banjir kecil maupun besar di Kota Sentani kawasan ini memang menjadi salah satu titik yang paling parah.  Bencana di Kota Sentani ini tidak terlepas dari buruknya penataan kota khususnya saluran drainase yang tidak bisa menampung debit air yang terlalu besar dari kawasan Pegunungan Cycloop,” ungkap Iren salah satu pengguna jalan saat ditemui media ini,  Selasa (22/2) pagi.

Selain itu  kali ular yang berada di Kampung Bambar, Distrik Waibu meluap hingga ke jalan yang membuat sejumlah pengendara tak bisa melintas.

Akibat banjir yang melanda, sejumlah warga mengamankan diri ke rumah kerabat, sementara lainnya dievakuasi menuju ke Mapolres Jayapura. Warga yang dievakuasi adalah anak-anak dan wanita, sementara laki-laki masih bertahan di rumah untuk menjaga barang-barang dari ancaman pencurian.(roy/ary)

Baca Juga :  Kemensos Turunkan Tim Layanan Psiko Sosial

JAYAPURA – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura pada Senin malam hingga Selasa dini hari. Akibat hujan deras yang mengguyur, sejumlah titik terendam banjir dengan ketinggian air 30-70 sentimeter.

Titik terparah terdampak banjir yakni Perumahan Darsua Doyo, Pasar Phara Sentani, Kampung Kahiran, Mako Yonif 751 Rider dan ruas Jalan Lanud Silas Papare Jayapura.  Pantauan media ini, Jalan Utama Kota Sentani, tepatnya di depan Yonif 751 genangan air sangat tinggi. Sejumlah anggota TNI terlihat berjibaku membersihkan saluran air yang ada di depan Mako Yonif 751 itu.

Suasana yang sama juga terjadi di depan Jalan Sosial sampai di depan jalan SMP Negeri 2 Sentani.  Di ruas jalan itu hampir saja aktivitas lalu lintas kendaraan lumpuh karena material tanah dan lumpur yang ikut terbawa pada saat banjir tampak memenuhi badan jalan dan menumpuk di jalan, sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas para pengguna jalan.

Baca Juga :  Mandeknya Pendidikan di Mamra Bentuk Pelanggaran HAM

“Setiap kali hujan baik banjir kecil maupun besar di Kota Sentani kawasan ini memang menjadi salah satu titik yang paling parah.  Bencana di Kota Sentani ini tidak terlepas dari buruknya penataan kota khususnya saluran drainase yang tidak bisa menampung debit air yang terlalu besar dari kawasan Pegunungan Cycloop,” ungkap Iren salah satu pengguna jalan saat ditemui media ini,  Selasa (22/2) pagi.

Selain itu  kali ular yang berada di Kampung Bambar, Distrik Waibu meluap hingga ke jalan yang membuat sejumlah pengendara tak bisa melintas.

Akibat banjir yang melanda, sejumlah warga mengamankan diri ke rumah kerabat, sementara lainnya dievakuasi menuju ke Mapolres Jayapura. Warga yang dievakuasi adalah anak-anak dan wanita, sementara laki-laki masih bertahan di rumah untuk menjaga barang-barang dari ancaman pencurian.(roy/ary)

Baca Juga :  Jaringan Pipa PDAM Mulai Diperbaiki

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/