Terpapar Covid-19, Petugas Kesehatan Meninggal Dunia

Pemkab Sampaikan Belasungkawa yang Mendalam 

SENTANI- Satu  pasien Covid-19 yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (bidan) di Puskesmas Sentani Timur meninggal dunia setelah terpapar Covid- 19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yang juga sebagai Juru Bicara GugusTugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie  mengatakan, sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari selama 2 hari. “Beliau itu tenaga medis, bidan. Sempat dirawat selama 2 hari di RSUD Yowari. Kondisinya kemudian memburuk dan meninggal dunia,” kata Khairul Lie.

Petugas gugus tugas melakukan pengawasan di Pasar Pharaa Sentani, Selasa (21/7). ( FOTO: Robert Cepos)

Dia menjelaskan, almarhum terpapar Covid-19 tanpa menunjukkan gejala seperti pasien Covid-19 pada umumnya. Namun pada saat dirawat, kondisinya semakin memburuk dan akhirnya meninggal dunia. Petugas medis sudah berupaya keras untuk merawatnya, namun tidak bisa tertolong lagi, dia  meninggal setelah dua hari dirawat.

Baca Juga :  Dukung PON, Dinas TPH Siapkan Lahan Kebun 65 Hektar

Sehubungan dengan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas hilangnya satu tenaga kesehatan akibat terpapar Covid-19. Peristiwa ini sangat memilukan bagi tenaga medis yang saat ini sedang berjuang untuk memerangi pandemi Covid-19.

“Kami  pemerintah turut berbela sungkawa atas meninggalnya tenaga kesehatan akibat Covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara itu, untuk jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jayapura sampai saat ini sebanyak 253 pasien. Jumlah pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 3 orang, mereka berasal dari Kelurahan Hinekombe 2 pasien dan Sentani Kota satu pasien. Dari jumlah tersebut, yang masih dirawat saat ini sebanyak 119, kemudian yang sembuh 132 orang.

“Yang meninggal dunia sudah dua orang, termasuk 1 orang tenaga medis,” ungkapnya.(roy/tho)

Baca Juga :  PGGJ Jayapura Tolak Bila Pj Bupati Bukan OAP

Pemkab Sampaikan Belasungkawa yang Mendalam 

SENTANI- Satu  pasien Covid-19 yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (bidan) di Puskesmas Sentani Timur meninggal dunia setelah terpapar Covid- 19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yang juga sebagai Juru Bicara GugusTugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie  mengatakan, sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari selama 2 hari. “Beliau itu tenaga medis, bidan. Sempat dirawat selama 2 hari di RSUD Yowari. Kondisinya kemudian memburuk dan meninggal dunia,” kata Khairul Lie.

Petugas gugus tugas melakukan pengawasan di Pasar Pharaa Sentani, Selasa (21/7). ( FOTO: Robert Cepos)

Dia menjelaskan, almarhum terpapar Covid-19 tanpa menunjukkan gejala seperti pasien Covid-19 pada umumnya. Namun pada saat dirawat, kondisinya semakin memburuk dan akhirnya meninggal dunia. Petugas medis sudah berupaya keras untuk merawatnya, namun tidak bisa tertolong lagi, dia  meninggal setelah dua hari dirawat.

Baca Juga :  Diisukan Sejumlah Guru SMPN1 Sentani akan Dimutasi

Sehubungan dengan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas hilangnya satu tenaga kesehatan akibat terpapar Covid-19. Peristiwa ini sangat memilukan bagi tenaga medis yang saat ini sedang berjuang untuk memerangi pandemi Covid-19.

“Kami  pemerintah turut berbela sungkawa atas meninggalnya tenaga kesehatan akibat Covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara itu, untuk jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jayapura sampai saat ini sebanyak 253 pasien. Jumlah pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 3 orang, mereka berasal dari Kelurahan Hinekombe 2 pasien dan Sentani Kota satu pasien. Dari jumlah tersebut, yang masih dirawat saat ini sebanyak 119, kemudian yang sembuh 132 orang.

“Yang meninggal dunia sudah dua orang, termasuk 1 orang tenaga medis,” ungkapnya.(roy/tho)

Baca Juga :  Pelaku Jambret depan AURI Berhasil Tertangkap

Berita Terbaru

Artikel Lainnya