SENTANI – Satu unit rumah dua lantai milik warga di kawasan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, dilaporkan terbakar pada Sabtu (7/3) sekira pukul 17.30 WIT. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh arus pendek listrik di bagian plafon lantai dua rumah.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali mengatakan, berdasarkan pengamatan petugas dilapangan serta pemotretan di lokasi dan menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu lembar seng dan satu potong kayu yang telah terbakar.
Dari hasil olah TKP sementara, titik awal api diduga berasal dari bagian atas plafon ruang tengah lantai dua rumah. Petugas juga menemukan komponen MCB listrik yang telah terbakar di lokasi tersebut.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik pada kabel di atas plafon lantai dua rumah korban,” katanya Selasa (10/3).
Meski demikian, untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
SENTANI – Satu unit rumah dua lantai milik warga di kawasan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, dilaporkan terbakar pada Sabtu (7/3) sekira pukul 17.30 WIT. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh arus pendek listrik di bagian plafon lantai dua rumah.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali mengatakan, berdasarkan pengamatan petugas dilapangan serta pemotretan di lokasi dan menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu lembar seng dan satu potong kayu yang telah terbakar.
Dari hasil olah TKP sementara, titik awal api diduga berasal dari bagian atas plafon ruang tengah lantai dua rumah. Petugas juga menemukan komponen MCB listrik yang telah terbakar di lokasi tersebut.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik pada kabel di atas plafon lantai dua rumah korban,” katanya Selasa (10/3).
Meski demikian, untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.