SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya pencegahan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan melibatkan BPBD, TNI, Polri, mitra kehutanan serta masyarakat.
Koordinasi tersebut dilakukan dalam Rapat Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Karhutla di Kabupaten Jayapura dengan telah melakukan rapat berssma. Rapat dipimpin Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri mewakili pemerintah daerah.
Dalam rapat itu, BPBD Kabupaten Jayapura memaparkan kondisi musim, wilayah yang berpotensi rawan kebakaran, titik panas (hotspot) serta kejadian Karhutla yang telah teridentifikasi.
 “Hasil koordinasi menegaskan kesiapan personel dan peralatan untuk melakukan pencegahan hingga penanganan apabila terjadi kebakaran. Kesiapsiagaan ini melibatkan Kodim 1701/Jayapura, Yonif 751/Sentani dan Polres Jayapura,”ungkapnya, Rabu (9/9).
Selain unsur TNI-Polri, Tim BPBD, Mitra Polisi Hutan (MMP), WWF dan relawan masyarakat juga disiapkan untuk membantu pemantauan dan penanganan kebakaran di lapangan.
SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya pencegahan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan melibatkan BPBD, TNI, Polri, mitra kehutanan serta masyarakat.
Koordinasi tersebut dilakukan dalam Rapat Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Karhutla di Kabupaten Jayapura dengan telah melakukan rapat berssma. Rapat dipimpin Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri mewakili pemerintah daerah.
Dalam rapat itu, BPBD Kabupaten Jayapura memaparkan kondisi musim, wilayah yang berpotensi rawan kebakaran, titik panas (hotspot) serta kejadian Karhutla yang telah teridentifikasi.
 “Hasil koordinasi menegaskan kesiapan personel dan peralatan untuk melakukan pencegahan hingga penanganan apabila terjadi kebakaran. Kesiapsiagaan ini melibatkan Kodim 1701/Jayapura, Yonif 751/Sentani dan Polres Jayapura,”ungkapnya, Rabu (9/9).
Selain unsur TNI-Polri, Tim BPBD, Mitra Polisi Hutan (MMP), WWF dan relawan masyarakat juga disiapkan untuk membantu pemantauan dan penanganan kebakaran di lapangan.