Wednesday, February 28, 2024
26.7 C
Jayapura

22 Puskesmas di Kab Jayapura Kelola DAK Rp 30 Miliar

Kinerja Bagus,  Kemenkes Berikan Dana Tambahan DAK Rp 5 Miliar

SENTANI -Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang mengungkapkan, di tahun 2024 ini dilaksanakan Pemilu serentak, dimana daerah yang melakukan Pilkada tentunya harus menganggarkan dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada  salah satunya di Kabupaten Jayapura. Hal ini juga berdampak pada menurunnya pembiayaan DPA di setiap OPD,  termasuk di Dinkes Kabupaten Jayapura.

“Kita telah melakukan analisis pasti pembiayaan akan menurun di tahun 2024 di Dinkes Kabupaten Jayapura,  karena ada pembiayaan untuk pesta demokrasi Pemilu 2024 sehingga pembiayaan tahun ini jika dibandingkan tahun 2023 menurun. Tetapi kami melihat bahwa itu tidak menjadi hal yang harus mempengaruhi kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal ke masyarakat,’’ungkapnya, Jumat  (2/2) kemarin.

Baca Juga :  Pasien Positif Covid-19 Capai 130 Orang

Diakui, walaupun secara pembiayaan di DPA tahun 2024 ada penurunan,  namun Dinkes Kabupaten Jayapura sangat bersyukur untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diberikan Kementerian Kesehatan tahun ini untuk Puskemas di Kabupaten Jayapura mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 25 miliar naik menjadi Rp 30 miliar,  sehingga ada kenaikan DAK di Puskesmas sebesar-besarnya Rp 5 miliar.

“Kita bersyukur tahun 2024 walaupun secara total pembiayaan kesehatan yang dikelola Dinas Kesehatan menurun, tetapi di Puskesmas meningkat karena kinerjanya cukup baik dan Kementerian Kesehatan menganggarkan DAK di 22 Puskesmas naik Rp 5 miliar dari Rp 25 miliar menjadi Rp 30 miliar,”ucapnya.

Ditambahkan, penambahan dana itu akan memperkuat peningkatan layanan di 22 Puskesmas, sehingga layanan yang didapatkan masyarakat bisa lebih maksimal.

Baca Juga :  Masih Sulit Bawa Pulang Tiga Poin

‘’Dana Rp 30 miliar tersebut nanti dikelola di 22 Puskesmas. Masing- masing Puskesmas mendapatkan dana berbeda jumlahnya,  tergantung dari  wilayah kerja, jumlah pegawai dan indikator lainnya. Ada yang kelola dana R 900 juta,  ada yang sampai mengelola dana Rp 1,5 miliar sampai Rp 1,7 miliar untuk Puskesmas yang beban kerjanya cukup besar. dil/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Kinerja Bagus,  Kemenkes Berikan Dana Tambahan DAK Rp 5 Miliar

SENTANI -Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang mengungkapkan, di tahun 2024 ini dilaksanakan Pemilu serentak, dimana daerah yang melakukan Pilkada tentunya harus menganggarkan dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada  salah satunya di Kabupaten Jayapura. Hal ini juga berdampak pada menurunnya pembiayaan DPA di setiap OPD,  termasuk di Dinkes Kabupaten Jayapura.

“Kita telah melakukan analisis pasti pembiayaan akan menurun di tahun 2024 di Dinkes Kabupaten Jayapura,  karena ada pembiayaan untuk pesta demokrasi Pemilu 2024 sehingga pembiayaan tahun ini jika dibandingkan tahun 2023 menurun. Tetapi kami melihat bahwa itu tidak menjadi hal yang harus mempengaruhi kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal ke masyarakat,’’ungkapnya, Jumat  (2/2) kemarin.

Baca Juga :  DPRD akan Buktikan LKPJ Bupati

Diakui, walaupun secara pembiayaan di DPA tahun 2024 ada penurunan,  namun Dinkes Kabupaten Jayapura sangat bersyukur untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diberikan Kementerian Kesehatan tahun ini untuk Puskemas di Kabupaten Jayapura mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 25 miliar naik menjadi Rp 30 miliar,  sehingga ada kenaikan DAK di Puskesmas sebesar-besarnya Rp 5 miliar.

“Kita bersyukur tahun 2024 walaupun secara total pembiayaan kesehatan yang dikelola Dinas Kesehatan menurun, tetapi di Puskesmas meningkat karena kinerjanya cukup baik dan Kementerian Kesehatan menganggarkan DAK di 22 Puskesmas naik Rp 5 miliar dari Rp 25 miliar menjadi Rp 30 miliar,”ucapnya.

Ditambahkan, penambahan dana itu akan memperkuat peningkatan layanan di 22 Puskesmas, sehingga layanan yang didapatkan masyarakat bisa lebih maksimal.

Baca Juga :  Sampai April Realisasi PAD Capai Rp 30 Miliar Lebih

‘’Dana Rp 30 miliar tersebut nanti dikelola di 22 Puskesmas. Masing- masing Puskesmas mendapatkan dana berbeda jumlahnya,  tergantung dari  wilayah kerja, jumlah pegawai dan indikator lainnya. Ada yang kelola dana R 900 juta,  ada yang sampai mengelola dana Rp 1,5 miliar sampai Rp 1,7 miliar untuk Puskesmas yang beban kerjanya cukup besar. dil/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya