BPBD menemukan masih adanya aktivitas penebangan liar di sejumlah titik rawan, termasuk daerah pinggiran yang rentan longsor. Lenny menyebut, deposit longsoran di sejumlah lereng Gunung Siklop masih tersimpan dan berpotensi jatuh sewaktu-waktu bila tidak ada upaya menjaga lingkungan.
Selain itu, perilaku membuang sampah sembarangan juga menjadi penyebab utama banjir genangan. Pada kejadian banjir sebelumnya, banyak ditemukan sampah plastik dan kayu yang menyumbat aliran air.
“Kita sering berpikir tidak apa-apa buang satu botol, padahal dampaknya besar. Banjir kemarin penuh dengan sampah. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
BPBD menemukan masih adanya aktivitas penebangan liar di sejumlah titik rawan, termasuk daerah pinggiran yang rentan longsor. Lenny menyebut, deposit longsoran di sejumlah lereng Gunung Siklop masih tersimpan dan berpotensi jatuh sewaktu-waktu bila tidak ada upaya menjaga lingkungan.
Selain itu, perilaku membuang sampah sembarangan juga menjadi penyebab utama banjir genangan. Pada kejadian banjir sebelumnya, banyak ditemukan sampah plastik dan kayu yang menyumbat aliran air.
“Kita sering berpikir tidak apa-apa buang satu botol, padahal dampaknya besar. Banjir kemarin penuh dengan sampah. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos