SENTANI – Wakapolres Jayapura, Kompol Erol Sudrajat, S.Sos., M.Si memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Cartenz Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Jayapura, Senin (2/2) pagi.
Apel Gelar Pasukan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Jayapura, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan apel dihadiri oleh para pejabat utama Polres Jayapura, para perwira, sekitar 100 personel Polres Jayapura. Apel dimulai pada pukul 08.17 WIT dan berlangsung dengan tertib serta penuh khidmat.
Dalam amanatnya, Wakapolres Jayapura KOMPOL Erol Sudrajat mengatakan , bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2026 dilaksanakan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang berdasarkan data mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah preventif, edukatif, serta penegakan hukum yang humanis guna membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat,” katanya dalam rilis (2/2).
SENTANI – Wakapolres Jayapura, Kompol Erol Sudrajat, S.Sos., M.Si memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Cartenz Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Jayapura, Senin (2/2) pagi.
Apel Gelar Pasukan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Jayapura, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan apel dihadiri oleh para pejabat utama Polres Jayapura, para perwira, sekitar 100 personel Polres Jayapura. Apel dimulai pada pukul 08.17 WIT dan berlangsung dengan tertib serta penuh khidmat.
Dalam amanatnya, Wakapolres Jayapura KOMPOL Erol Sudrajat mengatakan , bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2026 dilaksanakan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang berdasarkan data mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah preventif, edukatif, serta penegakan hukum yang humanis guna membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat,” katanya dalam rilis (2/2).