Pemkab Sarmi Mobilisasi Warga dari 10 Kampung di Apawer Menuju PSU

SARMI-Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sarmi terus mematangkan kesiapan, termasuk memobilisasi masyarakat dari sejumlah kampung di Distrik Apawer.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sarmi, Ardin, mengatakan bahwa mobilisasi masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran PSU di wilayah-wilayah yang secara geografis sulit dijangkau.

“Untuk Distrik Apawer, kemarin sudah dilakukan mobilisasi masyarakat dari sembilan kampung, dan pagi ini satu kampung lagi yaitu Kampung Airoran juga sudah diberangkatkan. Jadi total ada 10 kampung yang dimobilisasi,” jelas Ardin kepada Cenderawasih Pos, Senin (4/8).

Ardin menyebutkan bahwa seluruh kampung tersebut masing-masing memiliki satu Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga total ada 10 TPS yang akan digunakan untuk PSU di Distrik Apawer.

Baca Juga :  Dipastikan Meninggal Karena Serangan Jantung

“Setiap kampung di Apawer memiliki satu TPS. Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh warga dapat sampai ke lokasi pemungutan suara tepat waktu dan dengan kondisi yang layak,” ungkapnya.

Langkah mobilisasi ini dilakukan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sarmi untuk menjamin partisipasi masyarakat dalam PSU. Selain transportasi, pemerintah juga memastikan logistik pendukung seperti bahan makanan dan BBM tersedia, mengingat medan dan jarak yang cukup menantang di wilayah tersebut.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan semua warga bisa menyalurkan hak pilihnya. PSU ini bukan hanya agenda penyelenggara pemilu, tapi juga tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah,”pungkasnya.(roy/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Wabup Sarmi, Pancasila Adalah Jiwa Bangsa dan Penuntun Masa Depan

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

SARMI-Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sarmi terus mematangkan kesiapan, termasuk memobilisasi masyarakat dari sejumlah kampung di Distrik Apawer.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sarmi, Ardin, mengatakan bahwa mobilisasi masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran PSU di wilayah-wilayah yang secara geografis sulit dijangkau.

“Untuk Distrik Apawer, kemarin sudah dilakukan mobilisasi masyarakat dari sembilan kampung, dan pagi ini satu kampung lagi yaitu Kampung Airoran juga sudah diberangkatkan. Jadi total ada 10 kampung yang dimobilisasi,” jelas Ardin kepada Cenderawasih Pos, Senin (4/8).

Ardin menyebutkan bahwa seluruh kampung tersebut masing-masing memiliki satu Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga total ada 10 TPS yang akan digunakan untuk PSU di Distrik Apawer.

Baca Juga :  Wabup Sarmi, Pancasila Adalah Jiwa Bangsa dan Penuntun Masa Depan

“Setiap kampung di Apawer memiliki satu TPS. Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh warga dapat sampai ke lokasi pemungutan suara tepat waktu dan dengan kondisi yang layak,” ungkapnya.

Langkah mobilisasi ini dilakukan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sarmi untuk menjamin partisipasi masyarakat dalam PSU. Selain transportasi, pemerintah juga memastikan logistik pendukung seperti bahan makanan dan BBM tersedia, mengingat medan dan jarak yang cukup menantang di wilayah tersebut.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan semua warga bisa menyalurkan hak pilihnya. PSU ini bukan hanya agenda penyelenggara pemilu, tapi juga tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah,”pungkasnya.(roy/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Pekerjaan Fisik Dinas Pendidikan Sarmi Capai Progres Positif

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya