Friday, January 9, 2026
24.9 C
Jayapura

Pemda Minta Penempatan TPS harus strategis

SARMI-Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Sarmi, Ardin, mengingatkan pentingnya pemilihan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ramah bagi seluruh pemilih, termasuk penyandang disabilitas.

Menurutnya, dalam perencanaan pembangunan TPS, perlu diprioritaskan lokasi yang luas dan terbuka, agar akses bagi pemilih lebih mudah dan tidak menyulitkan, khususnya bagi pemilih yang mengalami keterbatasan fisik.

“Lokasi TPS itu sebaiknya jangan di tempat yang sempit atau sulit dijangkau. Kita harus pikirkan juga pemilih yang berkebutuhan khusus agar mereka bisa menyalurkan hak suaranya dengan nyaman,” ujar Ardin kepada wartawan di Sarmi, Selasa (30/7).

Ia juga menegaskan bahwa kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting demi menjamin partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi mendatang.

Baca Juga :  Akses ke Pulau Liki dan Situs Wakde Jadi Prioritas Pengembangan Wisata

“Kita ingin pemilu ini berjalan lancar dan inklusif. Semua warga, tanpa kecuali, harus diberi kemudahan untuk ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Setelah memastikan lokasi TPS yang layak dan inklusif, pemda Sarmi menyampaikan bahwa pihaknya akan melanjutkan koordinasi teknis dengan jajaran TNI dan Polri.

Dikatakan, saat ini fokus awal masih diarahkan pada pemetaan dan kesiapan di tingkat kampung dan distrik. Setelah tahap ini rampung, baru akan dibangun komunikasi lanjutan bersama aparat keamanan.

“Untuk sementara ini kita fokus dulu di kampung dan distrik. Nanti dalam tahap berikut, kami akan bertemu dengan teman-teman dari TNI dan Polri guna membahas hal-hal teknis lainnya,” ujarnya.(roy).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Pemekaran Bebankan Anggaran Daerah?

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

SARMI-Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Sarmi, Ardin, mengingatkan pentingnya pemilihan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ramah bagi seluruh pemilih, termasuk penyandang disabilitas.

Menurutnya, dalam perencanaan pembangunan TPS, perlu diprioritaskan lokasi yang luas dan terbuka, agar akses bagi pemilih lebih mudah dan tidak menyulitkan, khususnya bagi pemilih yang mengalami keterbatasan fisik.

“Lokasi TPS itu sebaiknya jangan di tempat yang sempit atau sulit dijangkau. Kita harus pikirkan juga pemilih yang berkebutuhan khusus agar mereka bisa menyalurkan hak suaranya dengan nyaman,” ujar Ardin kepada wartawan di Sarmi, Selasa (30/7).

Ia juga menegaskan bahwa kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting demi menjamin partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi mendatang.

Baca Juga :  Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sarmi Capai 161 Orang

“Kita ingin pemilu ini berjalan lancar dan inklusif. Semua warga, tanpa kecuali, harus diberi kemudahan untuk ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Setelah memastikan lokasi TPS yang layak dan inklusif, pemda Sarmi menyampaikan bahwa pihaknya akan melanjutkan koordinasi teknis dengan jajaran TNI dan Polri.

Dikatakan, saat ini fokus awal masih diarahkan pada pemetaan dan kesiapan di tingkat kampung dan distrik. Setelah tahap ini rampung, baru akan dibangun komunikasi lanjutan bersama aparat keamanan.

“Untuk sementara ini kita fokus dulu di kampung dan distrik. Nanti dalam tahap berikut, kami akan bertemu dengan teman-teman dari TNI dan Polri guna membahas hal-hal teknis lainnya,” ujarnya.(roy).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Sempat Menangis, BTM Anggap Putusan yang Bijak

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya