NABIRE-Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Petrus Tekege mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas realisasi bantuan pendidikan gratis bagi mahasiswa perguruan tinggi yang mulai dicairkan pada akhir Desember 2025.
“Di akhir Desember 2025, pemerintah provinsi telah merealisasikan program pendidikan gratis, termasuk bagi mahasiswa perguruan tinggi di Papua Tengah,” ujar Petrus di ruang kerjanya saat ditemui media ini, Rabu (28/1).
Program tersebut menyasar mahasiswa semester 3, 5, dan 7. Khusus di USWIM, bantuan diberikan kepada 1.967 mahasiswa, sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah.
“Dari jumlah mahasiswa yang kami ajukan, tidak satu pun ditolak. Semuanya di SK-kan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan. Ini patut kami syukuri,” katanya.
Petrus menegaskan, bantuan ini bukan untuk melunasi tunggakan lama mahasiswa, melainkan membantu pembayaran SPP semester berjalan.
Dari total biaya SPP dan SKS USWIM sebesar Rp3.950.000 per semester, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan bantuan sebesar Rp2.749.000 atau sekitar 70 persen.
“Kalau kami hitung, pemerintah provinsi telah membantu sekitar 70 persen dari total SPP mahasiswa USWIM. Ini program yang luar biasa dan sangat meringankan beban mahasiswa,” ujarnya.
Selain bantuan SPP, pemerintah daerah juga memberikan bantuan tambahan bagi mahasiswa semester tertentu. Mahasiswa semester 5 memperoleh bantuan biaya PKL atau PPL, sedangkan mahasiswa semester 7 mendapat tambahan bantuan tugas akhir.
NABIRE-Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Petrus Tekege mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas realisasi bantuan pendidikan gratis bagi mahasiswa perguruan tinggi yang mulai dicairkan pada akhir Desember 2025.
“Di akhir Desember 2025, pemerintah provinsi telah merealisasikan program pendidikan gratis, termasuk bagi mahasiswa perguruan tinggi di Papua Tengah,” ujar Petrus di ruang kerjanya saat ditemui media ini, Rabu (28/1).
Program tersebut menyasar mahasiswa semester 3, 5, dan 7. Khusus di USWIM, bantuan diberikan kepada 1.967 mahasiswa, sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah.
“Dari jumlah mahasiswa yang kami ajukan, tidak satu pun ditolak. Semuanya di SK-kan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan. Ini patut kami syukuri,” katanya.
Petrus menegaskan, bantuan ini bukan untuk melunasi tunggakan lama mahasiswa, melainkan membantu pembayaran SPP semester berjalan.
Dari total biaya SPP dan SKS USWIM sebesar Rp3.950.000 per semester, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan bantuan sebesar Rp2.749.000 atau sekitar 70 persen.
“Kalau kami hitung, pemerintah provinsi telah membantu sekitar 70 persen dari total SPP mahasiswa USWIM. Ini program yang luar biasa dan sangat meringankan beban mahasiswa,” ujarnya.
Selain bantuan SPP, pemerintah daerah juga memberikan bantuan tambahan bagi mahasiswa semester tertentu. Mahasiswa semester 5 memperoleh bantuan biaya PKL atau PPL, sedangkan mahasiswa semester 7 mendapat tambahan bantuan tugas akhir.