Friday, April 4, 2025
24.7 C
Jayapura

Korban Longsor Welesi Akui Telah Didata

Mama Lanny mengakui jika kebun miliknya itu di kerjakan oleh sendiri mulai dari awal babat rumput, bersikan ranting-ranting kayu,   bikin bedeng sampai dengan tanam semuanya di kerjakan sendiri tanpa dapat bantuan tenaga dari suami maupun orang lain.

” saat sudah siap mau panen terjadi musibah longsor begini saya sangat sedih dan hanya bisa menangis atas musibah ini, sebab kebun ini menjadi satu-satunya harapan  hidup saya, kami harapkan pemerintah Kabupaten Jayawijaya bisa melihat masalah ini usai dilakukan pendataan.” ujar mama Lanny

Sementara itu mama Yulita Asso, menambahkan bahwa, jika akibat dari longsor tersebut sekitar 5 orang mama -mama pemilik kebun dari ke tiga lokasi tersebut jadi korban yakni mama Lalogosa Elopere, mama Nanny Lanny, mama Marlina Yelipele, mama Etty Yelipele dan mama Yulita sendiri.

Baca Juga :  Kericuhan Wamena, Data Aktifis HAM 10 Orang MD dan Luka 17 orang 

“Jadi kita 5 orang mama -mama ini jadi korban utama atas kejadian longsor ini karena puluhan kebun dan ratusan tamanan yang tertimbun longsor itu sebagai mata pencarian kita sehari-hari tapi sekarang sudah tidak bisa dan tidak ada lokasi atau kebun  yang bisa kita harapkan lagi jadi,  bingung kita harus buat apa dan kita hanya bisa pasrah saja,”bebernya

Lebih lanjut Ia  berharap dengan kejadian ini pemerintah daerah kabupaten Jayawijaya bersama pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bisa melihat atas kondisi ini dan bisa memberikan bantuannya Bama ke lima orang korban longsor tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama beberapa bulan kedepan, sebelum pihaknya cari lokasi baru untuk berkebun lagi.

Baca Juga :  Rusak di Runway, Penerbangan Terganggu

“Kita hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah semoga mereka bisa memberikan bantuan kepada kita 5 orang mama-mama ini untuk mencukupi kebutuhan sehari -hari kita selama kita mengalami musibah longsor ini,” tutup. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Mama Lanny mengakui jika kebun miliknya itu di kerjakan oleh sendiri mulai dari awal babat rumput, bersikan ranting-ranting kayu,   bikin bedeng sampai dengan tanam semuanya di kerjakan sendiri tanpa dapat bantuan tenaga dari suami maupun orang lain.

” saat sudah siap mau panen terjadi musibah longsor begini saya sangat sedih dan hanya bisa menangis atas musibah ini, sebab kebun ini menjadi satu-satunya harapan  hidup saya, kami harapkan pemerintah Kabupaten Jayawijaya bisa melihat masalah ini usai dilakukan pendataan.” ujar mama Lanny

Sementara itu mama Yulita Asso, menambahkan bahwa, jika akibat dari longsor tersebut sekitar 5 orang mama -mama pemilik kebun dari ke tiga lokasi tersebut jadi korban yakni mama Lalogosa Elopere, mama Nanny Lanny, mama Marlina Yelipele, mama Etty Yelipele dan mama Yulita sendiri.

Baca Juga :  Materi APBD Perubahan Pemda Jayawijaya Kemungkinan Sedikit Terlambat

“Jadi kita 5 orang mama -mama ini jadi korban utama atas kejadian longsor ini karena puluhan kebun dan ratusan tamanan yang tertimbun longsor itu sebagai mata pencarian kita sehari-hari tapi sekarang sudah tidak bisa dan tidak ada lokasi atau kebun  yang bisa kita harapkan lagi jadi,  bingung kita harus buat apa dan kita hanya bisa pasrah saja,”bebernya

Lebih lanjut Ia  berharap dengan kejadian ini pemerintah daerah kabupaten Jayawijaya bersama pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bisa melihat atas kondisi ini dan bisa memberikan bantuannya Bama ke lima orang korban longsor tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama beberapa bulan kedepan, sebelum pihaknya cari lokasi baru untuk berkebun lagi.

Baca Juga :  Distrik Wosilimo Kembali Dipilih sebagai Tempat Penyelenggaraan FBLB Tahun 2024

“Kita hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah semoga mereka bisa memberikan bantuan kepada kita 5 orang mama-mama ini untuk mencukupi kebutuhan sehari -hari kita selama kita mengalami musibah longsor ini,” tutup. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya