Monday, March 9, 2026
24.4 C
Jayapura

Rajutan Noken Pelangi dari Wilayah Walak Terus Dikembangkan UMKM

WAMENA – Pemerintah Kabuoaten Jayawijaya memastikan jika noken Pelangi merupakan identitas dari masyarakat yang berada di 5 Distrik se wilayah Walak, tentunya dengan indentitas warna tersebut harus terus ditingkatkan lagi menjadi beberapa prodak unggulan yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat melalui UMKM yang ada.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pemerintah daerah bersama dengan forkopimda dan DPRK Jayawijaya untuk melihat secara langsung bagaimana pengembangan noken pelangi yang menjadi indentitas suku walak dalam UMKM.

“Identitas itu ditunjukan dengan noken pelangi yang bisa dibuat berbagai jenis barang seperti topi, tas, sepatu, dan beberapa aksesoris lainnya yang bisa digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat disini,”ungkapnya Sabtu (24/1)

Baca Juga :  Mulai 23 April, Aktifitas Dibatasi Sampai Pukul 12.00 WIT

Menurutnya, meskipun noken ini dari benang namun berwara pelangi, sehingga disebut identitas pelangi dari Walak. Disamping itu pengrajin noken pelangi juga sudah mendirikan sebuah bangunan secara swadaya yang menjadi tempat pengrajin dan pajangan .

“Noken pelangi ini sekaligus menjadi salah satu indentitas untuk di Walak sendiri, Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan bahkan seluruh Indonesia, itu yang kita mengharapkan agar bisa membantu usaha -usaha yang dimulai oleh masyarakat.”jelas Bupati Murib.

Ia juga mengaku rajutan noken pelangi ini memancarkan warna yang bagus dan nantinya bisa meningkatkan perekonomian dari masyarakat di Distrik ini dan juga bisa dikembangkan di tempat lain, selain Noken pelangi, Pemerintah Daerah juga telah menetapkan noken Cenderawasih dari wilayah Bomta (Bolakme, Tagime, Tagineri dan Molagalome).

Baca Juga :  Plang Nama Kantor Gubernur Papua Pegunungan Akhirnya Terpasang

“Ini juga merupakan identitas dan hari ini sudah disaksikan masyarakat terus bergerak sehingga perekonomian UMKM bisa terus berkembang sesuai dengan yang diharapkan bersama, berikutnya kita akan turun lagi ke wilayah Bomta untuk melihat pengembangan noken Cenderawasih disana,”kata Mantan Dandim 1702 Jayawijaya.

WAMENA – Pemerintah Kabuoaten Jayawijaya memastikan jika noken Pelangi merupakan identitas dari masyarakat yang berada di 5 Distrik se wilayah Walak, tentunya dengan indentitas warna tersebut harus terus ditingkatkan lagi menjadi beberapa prodak unggulan yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat melalui UMKM yang ada.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pemerintah daerah bersama dengan forkopimda dan DPRK Jayawijaya untuk melihat secara langsung bagaimana pengembangan noken pelangi yang menjadi indentitas suku walak dalam UMKM.

“Identitas itu ditunjukan dengan noken pelangi yang bisa dibuat berbagai jenis barang seperti topi, tas, sepatu, dan beberapa aksesoris lainnya yang bisa digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat disini,”ungkapnya Sabtu (24/1)

Baca Juga :  Resmikan SD Belep, Kadis Pendidikan Tolikara, ini Bukti Kebaikan Tuhan

Menurutnya, meskipun noken ini dari benang namun berwara pelangi, sehingga disebut identitas pelangi dari Walak. Disamping itu pengrajin noken pelangi juga sudah mendirikan sebuah bangunan secara swadaya yang menjadi tempat pengrajin dan pajangan .

“Noken pelangi ini sekaligus menjadi salah satu indentitas untuk di Walak sendiri, Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan bahkan seluruh Indonesia, itu yang kita mengharapkan agar bisa membantu usaha -usaha yang dimulai oleh masyarakat.”jelas Bupati Murib.

Ia juga mengaku rajutan noken pelangi ini memancarkan warna yang bagus dan nantinya bisa meningkatkan perekonomian dari masyarakat di Distrik ini dan juga bisa dikembangkan di tempat lain, selain Noken pelangi, Pemerintah Daerah juga telah menetapkan noken Cenderawasih dari wilayah Bomta (Bolakme, Tagime, Tagineri dan Molagalome).

Baca Juga :  Pemuda Papeg Serahkan Pernyataan Sikap dan Draf Regulasi Perlindungan Budaya

“Ini juga merupakan identitas dan hari ini sudah disaksikan masyarakat terus bergerak sehingga perekonomian UMKM bisa terus berkembang sesuai dengan yang diharapkan bersama, berikutnya kita akan turun lagi ke wilayah Bomta untuk melihat pengembangan noken Cenderawasih disana,”kata Mantan Dandim 1702 Jayawijaya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya