Bantuan Kemiskinan Ekstrim Ditransfer ke Rekening Penerima

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi memastikan bahwa pemerintah sudah siap untuk menyalurkan bantuan kepada warga di 5 Distrik yang masuk dalam kategori kemiskinan esktrem. Masyarakat yang berhak menerima, diharapkan langsung membuka rekening di bank, karena bantuan akan ditranfer lewat rekening bank.

Ā Ā  ā€œSaat ini rekening sudah disiapkan, sehingga kita tinggal luncurkan bantuan itu masuk kepada setiap warga yang menerima, bantuan tersebut dari Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya,ā€ ungkapnya Kamis (9/12) kemarin.

Ā  Menurut Bupati, bantuan bagi masyarakat yang tergolong miskin ekstrem ini sebesar Rp 300 ribu/bulan, namun dibayarkan langsung untuk 3 bulan, sehingga masyarakat mendapatkan Rp 900 ribu ditransfer langsung ke rekening dan tidak diterima secara tunai.

Baca Juga :  Bantuan Pengungsi Banjir Rob Mengalir dari Berbagai PihakĀ 

Ā  ā€œKami tidak antar -antar bantuan ini ke distrik, tetapi melalui rekening. Karena saya minta dana yang disalurkan ini langsung ke tangan warga yang menerimam, bukan melalui perantara sehingga tidak ada potongan sana-sini,ā€ tegas Jhon Banua.

Ā Ā  SementaraĀ  terkait dana desa, Bupati mengaku sekarang ini sedang diproses semua. Diharapan minggu depan sudah direalisasikan ke 328 kampung dari 40 Distrik yang ada di JayawijayaĀ  bersamaan dengan bantuan langsung tunai (BLT).

Ā Ā  ā€œIni merupakan dana desa yang tahap terakhir untuk dicairkan ke kampung -kampung untuk tahun ini, sehingga tidak ada lagi sisanya semua akan disalurkan,ā€jelasnya

Ā Ā  Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Nikolas Itlay menyatakan terkait dengan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem adaĀ  5 distrik yang menjadi Lokus dari penanggulangannya, yakni Wesaput, Wouma, Bolakme, Asologaima dan Usilimo.

Baca Juga :  50 Ton Lebih Bantuan Cadangan Beras Disalurkan di Kabupaten Jayapura

Ā  ā€œKami dari Dinas Sosial ada sumber dana dari Otsus Papua untuk melakukan pelayanan yang bisa dialihkan ke penanganan terhadap Kemiskinan Ekstrem di 5 Distrik yang menjadi Lokus permasalahan itu.ā€ jelasnya. (jo/tri)

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi memastikan bahwa pemerintah sudah siap untuk menyalurkan bantuan kepada warga di 5 Distrik yang masuk dalam kategori kemiskinan esktrem. Masyarakat yang berhak menerima, diharapkan langsung membuka rekening di bank, karena bantuan akan ditranfer lewat rekening bank.

Ā Ā  ā€œSaat ini rekening sudah disiapkan, sehingga kita tinggal luncurkan bantuan itu masuk kepada setiap warga yang menerima, bantuan tersebut dari Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya,ā€ ungkapnya Kamis (9/12) kemarin.

Ā  Menurut Bupati, bantuan bagi masyarakat yang tergolong miskin ekstrem ini sebesar Rp 300 ribu/bulan, namun dibayarkan langsung untuk 3 bulan, sehingga masyarakat mendapatkan Rp 900 ribu ditransfer langsung ke rekening dan tidak diterima secara tunai.

Baca Juga :  Wabub Setuju Revisi Jadwal Pengamanan Pasar Jibama

Ā  ā€œKami tidak antar -antar bantuan ini ke distrik, tetapi melalui rekening. Karena saya minta dana yang disalurkan ini langsung ke tangan warga yang menerimam, bukan melalui perantara sehingga tidak ada potongan sana-sini,ā€ tegas Jhon Banua.

Ā Ā  SementaraĀ  terkait dana desa, Bupati mengaku sekarang ini sedang diproses semua. Diharapan minggu depan sudah direalisasikan ke 328 kampung dari 40 Distrik yang ada di JayawijayaĀ  bersamaan dengan bantuan langsung tunai (BLT).

Ā Ā  ā€œIni merupakan dana desa yang tahap terakhir untuk dicairkan ke kampung -kampung untuk tahun ini, sehingga tidak ada lagi sisanya semua akan disalurkan,ā€jelasnya

Ā Ā  Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Nikolas Itlay menyatakan terkait dengan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem adaĀ  5 distrik yang menjadi Lokus dari penanggulangannya, yakni Wesaput, Wouma, Bolakme, Asologaima dan Usilimo.

Baca Juga :  Disabelitas Terima Bantuan Alat Bantu dan Sembako dari Pemkab Jayawijaya

Ā  ā€œKami dari Dinas Sosial ada sumber dana dari Otsus Papua untuk melakukan pelayanan yang bisa dialihkan ke penanganan terhadap Kemiskinan Ekstrem di 5 Distrik yang menjadi Lokus permasalahan itu.ā€ jelasnya. (jo/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya