“Kami selalu mendapatkan jatah mitan itu hanya 5 liter di pangkalan dengan harga Rp 7500 per liter, ironisnya terkadang kami juga tidak pernah mendapatkan informasi apabila ada mitan yang masuk dari pangkalan namun ketika di cek mitan tersebut sudah habis,” jelas Adi salah satu warga kota Wamena
Sementara itu Meneger Trigana Air Service Wamena Michael Biduri mengakui, selama ini hanya mengangkut BBM yang bersubsidi ke Wamena yang sudah ada kontraknya dengan pertamina, untuk mendatangkan BBM secara kormersil itu tidak pernah dilakukan.
“Setrelah kami melakukan konfirmasi kepada Trigana Jayapura, kami tidak pernah mengangkut BBM dari Komersil atau yang dinaikan oleh pedagang sendiri, BBM yang diangkut ke Wamena adalah BBM bersubsidi termasuk minyak tanah,”bebernya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Kami selalu mendapatkan jatah mitan itu hanya 5 liter di pangkalan dengan harga Rp 7500 per liter, ironisnya terkadang kami juga tidak pernah mendapatkan informasi apabila ada mitan yang masuk dari pangkalan namun ketika di cek mitan tersebut sudah habis,” jelas Adi salah satu warga kota Wamena
Sementara itu Meneger Trigana Air Service Wamena Michael Biduri mengakui, selama ini hanya mengangkut BBM yang bersubsidi ke Wamena yang sudah ada kontraknya dengan pertamina, untuk mendatangkan BBM secara kormersil itu tidak pernah dilakukan.
“Setrelah kami melakukan konfirmasi kepada Trigana Jayapura, kami tidak pernah mengangkut BBM dari Komersil atau yang dinaikan oleh pedagang sendiri, BBM yang diangkut ke Wamena adalah BBM bersubsidi termasuk minyak tanah,”bebernya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q