13 Siswa SMK Diberangkatkan Ikuti LKS ke Jakarta

MERAUKE– Sebanyak 13 siswa SMK dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Ignas Babaga, S.Pd, untuk mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) mulai 28 Juli-1 Agustus 2025 di Jakarta. Pelepasan dilakukan di Merauke Sabtu (26/7. Mereka akan mengikuti 12 mata lomba selama berada di Jakarta.

Saat melepas siswa tersebut, Ignas Babaga mengatakan bahwa awalnya, LKS ini akan dilakukan secara daring. Namun ternyata ada perubahan dimana lomba dihadiri langsung para peserta.

‘’Ini menjadi kebanggaan bagi anak-anak kita dan para guru pendamping. Mengapa saya katakana demikian, karena kalian diberi ruang dan waktu untuk bertemu dan berkompetisi secara langsung untuk semua peserta dari seluruh Indonesia,’’ katanya.

Baca Juga :  Kunker Wapres di Merauke, 2.242 Personel TNI dan Polri Disiagakan

Karena itu, Ignas Babaga berpesan kepada ke-13 peserta yang mewakili Provinsi Papua Selatan tersebut untuk dapat menunjukan kemampuan yang mereka miliki. Sebab, lanjut dia, guru dan metode yang digunakan anak-anak Indonesia di tempat lain sama dengan yang dipakai di Papua.

‘’Anak-anakku, mari tunjukan bahwa kita di Papua Selatan juga bisa. Mari tunjukan bahwa kita juga bisa walaupun berada di ujung paling timur Indonesia,’’ katanya memberi semangat.

Ignas Babaga juga memberi pesan kepada guru pendamping untuk selalu mendampingi anak-anak tersebut sehingga tidak merasa sendiri. ‘’Sekaligus kehadiran guru untuk memberikan motivasi kepada anak-anak kita yang mengikuti lomba ini,’’ tandasnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Pungutan di Sekolah Bentuk Partisipasi Orang Tua?

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MERAUKE– Sebanyak 13 siswa SMK dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Ignas Babaga, S.Pd, untuk mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) mulai 28 Juli-1 Agustus 2025 di Jakarta. Pelepasan dilakukan di Merauke Sabtu (26/7. Mereka akan mengikuti 12 mata lomba selama berada di Jakarta.

Saat melepas siswa tersebut, Ignas Babaga mengatakan bahwa awalnya, LKS ini akan dilakukan secara daring. Namun ternyata ada perubahan dimana lomba dihadiri langsung para peserta.

‘’Ini menjadi kebanggaan bagi anak-anak kita dan para guru pendamping. Mengapa saya katakana demikian, karena kalian diberi ruang dan waktu untuk bertemu dan berkompetisi secara langsung untuk semua peserta dari seluruh Indonesia,’’ katanya.

Baca Juga :  Pelaksanaan UKK di SMKS YPK 1 Pariwisata Lancar

Karena itu, Ignas Babaga berpesan kepada ke-13 peserta yang mewakili Provinsi Papua Selatan tersebut untuk dapat menunjukan kemampuan yang mereka miliki. Sebab, lanjut dia, guru dan metode yang digunakan anak-anak Indonesia di tempat lain sama dengan yang dipakai di Papua.

‘’Anak-anakku, mari tunjukan bahwa kita di Papua Selatan juga bisa. Mari tunjukan bahwa kita juga bisa walaupun berada di ujung paling timur Indonesia,’’ katanya memberi semangat.

Ignas Babaga juga memberi pesan kepada guru pendamping untuk selalu mendampingi anak-anak tersebut sehingga tidak merasa sendiri. ‘’Sekaligus kehadiran guru untuk memberikan motivasi kepada anak-anak kita yang mengikuti lomba ini,’’ tandasnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Pungutan di Sekolah Bentuk Partisipasi Orang Tua?

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya