Friday, April 12, 2024
25.7 C
Jayapura

Kapolres: Jangan  Mudah Percaya Isu yang Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan

MERAUKE–Kapolres Merauke, AKBP Sandi Sultan, SIK mengajak seluruh masyarakat Merauke untuk tidak mudah  termakan dengan berita hoax atau informasi yang tidak benar, yang pada akhirnya memberikan dampak yang sangat besar terkait situasi dan kondisi Kamtibmas di Merauke. 

Seperti isu penculikan anak yang sudah 2 kali terjadi, yang kebenarannya belum valid baik di Sorong maupun di Wamena. Tidak hanya harga benda, namun lebih adanya korban jiwa dari isu  yang belum valid tersebut.   

‘’Saya  mengimbau kepada seluruh masyarakat Merauke bahwa isu yang terjadi di wilayah Papua ini agar betul-betul kita bisa menyaring dan dapat  mencari kebenarannya. Jangan   termakan isu yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.  Dipahami  dulu persoalan dan kebenaranya, baru kita ambil tindakan,’’ tandas Kapolres Sandi Sultan.

Baca Juga :  Ingatkan Jangan Lawan Petugas Ketika Aset Pemerintah Mau Ditarik

Jika itu isu kriminal, Kapolres mengharapkan, seluruh masyarakat bisa melaporkan ke kepolisian. Jangan  bertindak sendiri atau main hakim sendiri. ‘’Harapan saya kepada para orang tua saya, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, adat dan elemen-elemen masyarakat bisa berpartisipais kaitan dengan menciptakan kamtibmas di wilayah kita. Jangan termakan dengan isu-isu yang tidak betul dan tidak dapat dipertanggungjawabkan  dengan betul’’ tandasnya.

Kapolres mengaku, telah menyebarkan nomor  HP pribadinmya, sehingga ketika ada masalah di masyarakat untuk segera melaporkan kepada dirinya. Termasuk berkaitan dengan  saran usul yang sifatnya perbaikan, pelayanan kepolisian di masyarakat, jika ada laporan maka dirinya akan segera menindaklanjutinya.

Baca Juga :  Ditabrak Motor, Karyawati Robek di Kepala

    Sementara kepada orang tua yang memiliki anak, menurut Kapolres pengawasan tersebut tidak sepenuhnya diserahkan kepada guru, tapi terlebih dari orang tua. Terutama dengan pengguunaan HP,karena menurutnya   pengaruhnya sangat besar  terhadap psikologi anak-anak. Apalagi jika anak menggunakan HP dan mulai membuka situs-situs yang tidak betul, akan menjadi masalah dan merubah  psikologi anak. (ulo/tho)

MERAUKE–Kapolres Merauke, AKBP Sandi Sultan, SIK mengajak seluruh masyarakat Merauke untuk tidak mudah  termakan dengan berita hoax atau informasi yang tidak benar, yang pada akhirnya memberikan dampak yang sangat besar terkait situasi dan kondisi Kamtibmas di Merauke. 

Seperti isu penculikan anak yang sudah 2 kali terjadi, yang kebenarannya belum valid baik di Sorong maupun di Wamena. Tidak hanya harga benda, namun lebih adanya korban jiwa dari isu  yang belum valid tersebut.   

‘’Saya  mengimbau kepada seluruh masyarakat Merauke bahwa isu yang terjadi di wilayah Papua ini agar betul-betul kita bisa menyaring dan dapat  mencari kebenarannya. Jangan   termakan isu yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.  Dipahami  dulu persoalan dan kebenaranya, baru kita ambil tindakan,’’ tandas Kapolres Sandi Sultan.

Baca Juga :  Gabungan Aparat Berhasil Amankan Puluhan Botol Miras Pabrikan Ilegal 

Jika itu isu kriminal, Kapolres mengharapkan, seluruh masyarakat bisa melaporkan ke kepolisian. Jangan  bertindak sendiri atau main hakim sendiri. ‘’Harapan saya kepada para orang tua saya, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, adat dan elemen-elemen masyarakat bisa berpartisipais kaitan dengan menciptakan kamtibmas di wilayah kita. Jangan termakan dengan isu-isu yang tidak betul dan tidak dapat dipertanggungjawabkan  dengan betul’’ tandasnya.

Kapolres mengaku, telah menyebarkan nomor  HP pribadinmya, sehingga ketika ada masalah di masyarakat untuk segera melaporkan kepada dirinya. Termasuk berkaitan dengan  saran usul yang sifatnya perbaikan, pelayanan kepolisian di masyarakat, jika ada laporan maka dirinya akan segera menindaklanjutinya.

Baca Juga :  Empat Oknum Anggota Satgas Yonif 561/CY Jadi Tersangka

    Sementara kepada orang tua yang memiliki anak, menurut Kapolres pengawasan tersebut tidak sepenuhnya diserahkan kepada guru, tapi terlebih dari orang tua. Terutama dengan pengguunaan HP,karena menurutnya   pengaruhnya sangat besar  terhadap psikologi anak-anak. Apalagi jika anak menggunakan HP dan mulai membuka situs-situs yang tidak betul, akan menjadi masalah dan merubah  psikologi anak. (ulo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya