Tuesday, February 3, 2026
24.9 C
Jayapura

Hilang Kendali, Revo Tabrak Kuda Dokar

MERAUKE- Nasib apes dialami Seprianus Odo (67 ). Pasalnya, Seprianus harus kehilangan seekor kuda jantan miliknya yang selama ini digunakan sebagai dokar dan sangat membantu dalam meringankan beban pekerjaan sehari-hari sebagai petani, diantaranya menarik gabah dari sawah maupun barang lainnya.

Kuda dokar tersebut mati di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat ditabrak sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Suburianto (70). Saat itu, Suburianto membonceng istrinya Ngadilah (53) dan cucunya Muhammad Adamsari (1,5) di pertigaan Jalan Poros Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Minggu (17/4) sekitar pukul 14.15 WIT.

Pengendara sepeda motor mengalami  luka robek di pelipis kanan sedangkan cucunya Muhammad Adamsari mengalami luka memar di punggung.  Kapolres Merauke AKBP. Ir Untung Sangaji, M.Hum melalui Kapolsek Tanah Miring, Iptu Sukirno, S.Sos membenarkan kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan dokar tersebut.  

Baca Juga :  Ribuan Batang Rokok, Miras Ilegal dan Ganja Dimusnahkan 

Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolsek, berawal saat motor Revo yang dikendarai oleh Suburianto melaju dari arah Kota menuju Jagebob. Sampai di pertigaan jalan poros Kampung Hidup Baru, melintas dokar yang dikendarai Seprianus Odo dari arah Kampung Hidup Baru.

Karena pengendara sepeda motor Revo panik dan hilang kendali sehingga mengambil jalur sebelah kanan. Akan tetapi dokar tetap berjalan sehingga motor Revo menabrak kuda dokar, sehingga kuda dokar tersebut mati di tempat. Sedangkan pengendara sepeda motor Revo dilarikan ke Puskesmas SP 7 Tanah Miring untuk mendapatkan perawatan karena mengalami  luka robek di pelipis kiri.

Kapolsek Iptu Sukirno bahwa dari  olah tempat kejadian perkara  disimpulkan bahwa baik pengemudi dokar maupun pengendara motor Revo kurang hati-hati sehingga terjadi kecelakaan. (ulo/tho)   

Baca Juga :  Danlanud JA Dimara Gelar Ngopi Bareng dengan Wartawan

MERAUKE- Nasib apes dialami Seprianus Odo (67 ). Pasalnya, Seprianus harus kehilangan seekor kuda jantan miliknya yang selama ini digunakan sebagai dokar dan sangat membantu dalam meringankan beban pekerjaan sehari-hari sebagai petani, diantaranya menarik gabah dari sawah maupun barang lainnya.

Kuda dokar tersebut mati di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat ditabrak sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Suburianto (70). Saat itu, Suburianto membonceng istrinya Ngadilah (53) dan cucunya Muhammad Adamsari (1,5) di pertigaan Jalan Poros Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Minggu (17/4) sekitar pukul 14.15 WIT.

Pengendara sepeda motor mengalami  luka robek di pelipis kanan sedangkan cucunya Muhammad Adamsari mengalami luka memar di punggung.  Kapolres Merauke AKBP. Ir Untung Sangaji, M.Hum melalui Kapolsek Tanah Miring, Iptu Sukirno, S.Sos membenarkan kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan dokar tersebut.  

Baca Juga :  Danrem Tinjau Patok Batas dan Pembangunan Mako Yonif 757/GVT

Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolsek, berawal saat motor Revo yang dikendarai oleh Suburianto melaju dari arah Kota menuju Jagebob. Sampai di pertigaan jalan poros Kampung Hidup Baru, melintas dokar yang dikendarai Seprianus Odo dari arah Kampung Hidup Baru.

Karena pengendara sepeda motor Revo panik dan hilang kendali sehingga mengambil jalur sebelah kanan. Akan tetapi dokar tetap berjalan sehingga motor Revo menabrak kuda dokar, sehingga kuda dokar tersebut mati di tempat. Sedangkan pengendara sepeda motor Revo dilarikan ke Puskesmas SP 7 Tanah Miring untuk mendapatkan perawatan karena mengalami  luka robek di pelipis kiri.

Kapolsek Iptu Sukirno bahwa dari  olah tempat kejadian perkara  disimpulkan bahwa baik pengemudi dokar maupun pengendara motor Revo kurang hati-hati sehingga terjadi kecelakaan. (ulo/tho)   

Baca Juga :  Mulai Terapkan Identitas Kependudukan Digital   

Berita Terbaru

Artikel Lainnya