MERAUKE – Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga memberikan atensi terhadap kaburnya salah satu wargaan binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke pada Kamis (11/12) pagi sekira pukul 03.40 WIT.
Ditemui Jumat (12/12), Kapolres Merauke Leonardo Yoga mengaku telah dihubungi Kalapas Merauke Dewanto berkoordinasi sehubungan dengan kaburnya salah satu warga Binaan Lapas Merauke .
‘’Kemarin Kalapas sudah berkoordinasi dengan kami dan kami langsung memerintahkan rekan-rekan dari Opsnal untuk melakukan pencarian. Mudah-mudahan segera ditangkap,’’ kata Kapolres, Jumat (12/12).
Kapolres Leonardo Yoga mengimbau kepada warga binaan Lapas Merauke yang kabur bersama dengan keluarganya untuk menyerahkan diri. ‘’Kami imbau kepada yang bersangkutan dan keluarganya untuk menyerahkan diri kembali dengan baik. Itu jauh lebih baik,’’ pintanya.
Soal kemungkinan adanya kelalaian atau unsur kesegajaan dari petugas Lapas sehingga Napi tersebut berhasil kabur, Kapolres mengaku belum sampai ke sana. ‘’Mudah-mudahan tidak ada ya. Tapi, tetap kita dalami,’’ pungkasnya.
Sekadar diketahui, Napi atas nama Jeremias Kaitraka yang tersandung kasus perlindungan anak berhasil melarikan diri dengan cara memanjat dan melompat di sebelah kanan gedung Kantor Lapas Merauke, pada Kamis (11/12) sekira pukul 03.50 WIT.
Salah satu petugas yang ada di Pos I sempat melihat Napi yang divonis 7 tahun penjara itu saat kabur, tapi tak berhasil menangkapnya karena cepat melarikan diri. Padahal, Jeremias Kaitraka baru menjalani masa pidananya selama 6 bulan dari 7 tahun penjara. (ulo/wen)
MERAUKE – Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga memberikan atensi terhadap kaburnya salah satu wargaan binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke pada Kamis (11/12) pagi sekira pukul 03.40 WIT.
Ditemui Jumat (12/12), Kapolres Merauke Leonardo Yoga mengaku telah dihubungi Kalapas Merauke Dewanto berkoordinasi sehubungan dengan kaburnya salah satu warga Binaan Lapas Merauke .
‘’Kemarin Kalapas sudah berkoordinasi dengan kami dan kami langsung memerintahkan rekan-rekan dari Opsnal untuk melakukan pencarian. Mudah-mudahan segera ditangkap,’’ kata Kapolres, Jumat (12/12).
Kapolres Leonardo Yoga mengimbau kepada warga binaan Lapas Merauke yang kabur bersama dengan keluarganya untuk menyerahkan diri. ‘’Kami imbau kepada yang bersangkutan dan keluarganya untuk menyerahkan diri kembali dengan baik. Itu jauh lebih baik,’’ pintanya.
Soal kemungkinan adanya kelalaian atau unsur kesegajaan dari petugas Lapas sehingga Napi tersebut berhasil kabur, Kapolres mengaku belum sampai ke sana. ‘’Mudah-mudahan tidak ada ya. Tapi, tetap kita dalami,’’ pungkasnya.
Sekadar diketahui, Napi atas nama Jeremias Kaitraka yang tersandung kasus perlindungan anak berhasil melarikan diri dengan cara memanjat dan melompat di sebelah kanan gedung Kantor Lapas Merauke, pada Kamis (11/12) sekira pukul 03.50 WIT.
Salah satu petugas yang ada di Pos I sempat melihat Napi yang divonis 7 tahun penjara itu saat kabur, tapi tak berhasil menangkapnya karena cepat melarikan diri. Padahal, Jeremias Kaitraka baru menjalani masa pidananya selama 6 bulan dari 7 tahun penjara. (ulo/wen)