Saturday, June 22, 2024
23.7 C
Jayapura

Kapolsek: Stop Buat Saguer Lagi

MERAUKE  Dalam rangka menciptakan rasa aman yang kondusif , Polsek Kurik menggelar razia Minuman Keras (Miras) dengan cara mendatangi langsung rumah-rumah warga yang melakukan pembuatan Miras Saguer dengan cara mengiris mayang kelapa di Kampung Kumbe, Distrik Malind Merauke, Senin (13/3).     

   Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu, S.Sos mengungkapkan, razia Miras lokal khususnya Sagero tersbeut karena adanya laporan masyarakat,  di mana warga di Kampung Kumbe sering membuat Saguer dengan pohon mayang yang diiris dan airnya ditampung dengan menggunakan jeringen.

Dalam razia yang dilakukan  ini, jelas Kapolsek , pihaknya  berhasil  mendapatkan beberapa botol dan puluhan liter  Saguer tersebut.

Baca Juga :  Hukuman Mantan Sekda Mappi Diperberat 

Kepada masyarakat yang mengiris mayang kelapa menjadi Saguer tersebut, Kapolsek mengingatkan untuk berhenti dan tidak lagi memproduksi Miras lokal tersebut,  karena selama ini, Miras ini menjadi pemicu  berbagai tindak pidana maupun terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.

‘’Saya minta kepada kepada warga untuk stop  buat Saguer maupun jenis Sopi. Jangan buat  minuman keras lagi karena hanya menjadi pemicu berbagai kejahatan dalam masyarakat yang selama ini memang terjadi seperti itu ,’’ tandas Kapolsek Marlina Kaimu. (ulo/tho)

MERAUKE  Dalam rangka menciptakan rasa aman yang kondusif , Polsek Kurik menggelar razia Minuman Keras (Miras) dengan cara mendatangi langsung rumah-rumah warga yang melakukan pembuatan Miras Saguer dengan cara mengiris mayang kelapa di Kampung Kumbe, Distrik Malind Merauke, Senin (13/3).     

   Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu, S.Sos mengungkapkan, razia Miras lokal khususnya Sagero tersbeut karena adanya laporan masyarakat,  di mana warga di Kampung Kumbe sering membuat Saguer dengan pohon mayang yang diiris dan airnya ditampung dengan menggunakan jeringen.

Dalam razia yang dilakukan  ini, jelas Kapolsek , pihaknya  berhasil  mendapatkan beberapa botol dan puluhan liter  Saguer tersebut.

Baca Juga :  Puncak Mudik Nataru, KM Tatamailau Angkut Lebih 1.200 Penumpang dari Merauke 

Kepada masyarakat yang mengiris mayang kelapa menjadi Saguer tersebut, Kapolsek mengingatkan untuk berhenti dan tidak lagi memproduksi Miras lokal tersebut,  karena selama ini, Miras ini menjadi pemicu  berbagai tindak pidana maupun terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.

‘’Saya minta kepada kepada warga untuk stop  buat Saguer maupun jenis Sopi. Jangan buat  minuman keras lagi karena hanya menjadi pemicu berbagai kejahatan dalam masyarakat yang selama ini memang terjadi seperti itu ,’’ tandas Kapolsek Marlina Kaimu. (ulo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya