MERAUKE- Kendati stok LPG saat ini sedang menipis, namun Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, UMKM Kabupaten Merauke Haidi Silvanaranti Achmad, SH, menilai kebutuhan Elpiji untuk masyarakat dan UMKM cukup aman.
Sebab, stok Elpiji yang ada di agen pemasok tersebut tidak lagi dijual ke pengecer namun penjualan dilakukan langsung oleh agen pemasok.
‘’Kalau stok yang ada sekarang masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan UMKM,’’ kata Haidi Silvanaranti saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/4).
Diakuinya, jika saat ini dari 2 agen resmi pemasok Elpiji ke Merauke tersebut, tinggal satu pemasok yang memiliki stok LPG. Sedangkan satu pemasok lainnya, sudah dalam keadaan kosong atau habis.
‘’Tapi kapal yang membawa Elpiji dari Agen PT Tunas Digoel rencana akan masuk tanggal 10 April yang sebelumnya tanggal 8 April kemarin tapi ada keterlambatan. Mudah-mudahan kapal yang membawa LPG tersebut tidak tertunda dan bisa segera sandar dan melakukan pembongkaran muatan di Pelabuhan Merauke,’’ harapnya.
Kendati stok Elpiji dengan ukuran 12 kg saat ini masih aman untuk kebutuhan rumah tangga dan UMKM namun diakuinya terjadi kenaikan. Untuk Elpiji 12 kg sebelumnya dengan harga Rp 320.000 sekarang menjadi Rp 358.000 di tingkat agen.
MERAUKE- Kendati stok LPG saat ini sedang menipis, namun Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, UMKM Kabupaten Merauke Haidi Silvanaranti Achmad, SH, menilai kebutuhan Elpiji untuk masyarakat dan UMKM cukup aman.
Sebab, stok Elpiji yang ada di agen pemasok tersebut tidak lagi dijual ke pengecer namun penjualan dilakukan langsung oleh agen pemasok.
‘’Kalau stok yang ada sekarang masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan UMKM,’’ kata Haidi Silvanaranti saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/4).
Diakuinya, jika saat ini dari 2 agen resmi pemasok Elpiji ke Merauke tersebut, tinggal satu pemasok yang memiliki stok LPG. Sedangkan satu pemasok lainnya, sudah dalam keadaan kosong atau habis.
‘’Tapi kapal yang membawa Elpiji dari Agen PT Tunas Digoel rencana akan masuk tanggal 10 April yang sebelumnya tanggal 8 April kemarin tapi ada keterlambatan. Mudah-mudahan kapal yang membawa LPG tersebut tidak tertunda dan bisa segera sandar dan melakukan pembongkaran muatan di Pelabuhan Merauke,’’ harapnya.
Kendati stok Elpiji dengan ukuran 12 kg saat ini masih aman untuk kebutuhan rumah tangga dan UMKM namun diakuinya terjadi kenaikan. Untuk Elpiji 12 kg sebelumnya dengan harga Rp 320.000 sekarang menjadi Rp 358.000 di tingkat agen.