Tuesday, January 27, 2026
32.7 C
Jayapura

Gubernur Apolo Dorong Percepatan Pembangunan Pusat Pemerintahan Papsel

MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mendorong percepatan pembangunan pusat pemerintahan di Eks Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke. Dorongan itu menyusul laporan keterlambatan pembangunan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) saat meninjau progres pembangunan pusat pemerintah Papua Selatan di Salor, Kamis (4/9) sore.

Di sela-sela peninjauan,Gubernur Apolo mengatakan progres pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Selatan tinggal dua persen. Sementara sisa pembangunan kantor Majelis Rakyat Papua Selatan masih 21 persen dan mengalami keterlambatan.

“Pembangunan Kantor DPRP Papua sisa dua persen, kantor MRP sisa 21 persen pengerjaannya, jauh sekali,”kata Gubernur Apolo. Melihat kondisi itu, Gubernur Apolo menanyakan keberadaan material yang digunakan. Ia berharap kantor itu segera diselesaikan agar rampung tepat waktu sesuai target yakni Desember 2025.

Baca Juga :  Masih Bebas dari Penyakit Menular, Stok Sapi Aman Untuk Idul Adha

Ia meminta agar progres tertulis terkait perkembangan pembangunan Kantor Majelis Rakyat Papua Selatan diserahkan kepadanya. “Pembangunan Kantor MRP harus bisa cepat selesai supaya sesuai dengan target,”tegasnya.

Mantan Rektor Uncen Jayapura ini menilai salah satu keterlambatan pembangunan Kantor MRP dari awal waktu pengerjaan, harusnya mulai Januari 2025 dikerjakan tapi molor. “Setelah Februari, bulan tiga yakni Maret 2025 barulah Kantor MRP mulai dikerjakan sehingga terlambat,”ujar Gubernur Apolo disela-sela peninjauan.

Selanjutnya, Pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan sudah hampir rampung dan masuk tahap finishing. Ia meminta kantor gubernur secepatnya selesai. Kemudian, pembangunan rumah khusus untuk pejabat sudah rampung kini masuk tahap finising. Gubernur Apolo meminta agar ada sedikit halaman yang bisa dimanfaatkan oleh pejabat yang menempati.

Baca Juga :  Resmikan Patung Kristus Raja di Pulau Habe 

MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mendorong percepatan pembangunan pusat pemerintahan di Eks Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke. Dorongan itu menyusul laporan keterlambatan pembangunan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) saat meninjau progres pembangunan pusat pemerintah Papua Selatan di Salor, Kamis (4/9) sore.

Di sela-sela peninjauan,Gubernur Apolo mengatakan progres pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Selatan tinggal dua persen. Sementara sisa pembangunan kantor Majelis Rakyat Papua Selatan masih 21 persen dan mengalami keterlambatan.

“Pembangunan Kantor DPRP Papua sisa dua persen, kantor MRP sisa 21 persen pengerjaannya, jauh sekali,”kata Gubernur Apolo. Melihat kondisi itu, Gubernur Apolo menanyakan keberadaan material yang digunakan. Ia berharap kantor itu segera diselesaikan agar rampung tepat waktu sesuai target yakni Desember 2025.

Baca Juga :  Sehari, Lima Calon Sekda Papua Selatan Daftar ke BKPSDM 

Ia meminta agar progres tertulis terkait perkembangan pembangunan Kantor Majelis Rakyat Papua Selatan diserahkan kepadanya. “Pembangunan Kantor MRP harus bisa cepat selesai supaya sesuai dengan target,”tegasnya.

Mantan Rektor Uncen Jayapura ini menilai salah satu keterlambatan pembangunan Kantor MRP dari awal waktu pengerjaan, harusnya mulai Januari 2025 dikerjakan tapi molor. “Setelah Februari, bulan tiga yakni Maret 2025 barulah Kantor MRP mulai dikerjakan sehingga terlambat,”ujar Gubernur Apolo disela-sela peninjauan.

Selanjutnya, Pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan sudah hampir rampung dan masuk tahap finishing. Ia meminta kantor gubernur secepatnya selesai. Kemudian, pembangunan rumah khusus untuk pejabat sudah rampung kini masuk tahap finising. Gubernur Apolo meminta agar ada sedikit halaman yang bisa dimanfaatkan oleh pejabat yang menempati.

Baca Juga :  Gubernur Papua Usulkan Bangun PLBN dan PLBLN ke Komisi II RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya