MERAUKE– Kepolisian Resor Merauke masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya atas pembunuhan terhadap Sopir truk di salah satu rumah makan di Sota, Kabupaten Merauke beberapa waktu lalu.
Dari 2 pelaku yang terekam kamera CCTV, terhadap 2 korban penganiayaan itu, satu orang diantaranya telah berhasil ditangkap oleh tentara PNG atas kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia Resor Merauke.
Kasat Reskrim Polres Merauke melalui KBO Reskrim Ipda Sewang menjelaskan, pelaku yang ditangkap tentara PNG dan diserahkan ke pihaknya tersebut yang melakukan pembacokan terhadap korban yang meninggal.
‘’Sementara pelaku yang melakukan terhadap korban yang masih hidup masih dalam pengejaran,’’ katanya.
Dimana, pelaku tersebut diperkirakan masih berada di PNG. Karena kedua pelaku setelah melakukan aksi tersebut langsung melarikan diri ke PNG. ‘’Saat ini, yang bersangkutan masih diperkirakan berada di PNG,’’ terangnya.
Untuk diketahui, kasus pembacokan tersebut terjadi ketika kedua Sopir truk tersebut yang sedang dalam perjalanan dari Boven Digoel-Merauke kemudian singgah istirahat di sebuah rumah makan di Sota. Saat sedang tidur diatas kursi meja makan, tiba-tiba kedua pelaku masuk ke dalam rumah makan itu dan mengayunkan parang kepada kedua korban. Salah satu korban meninggal dunia, sedangkan korban lainnya mengalami luka berat. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
MERAUKE– Kepolisian Resor Merauke masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya atas pembunuhan terhadap Sopir truk di salah satu rumah makan di Sota, Kabupaten Merauke beberapa waktu lalu.
Dari 2 pelaku yang terekam kamera CCTV, terhadap 2 korban penganiayaan itu, satu orang diantaranya telah berhasil ditangkap oleh tentara PNG atas kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia Resor Merauke.
Kasat Reskrim Polres Merauke melalui KBO Reskrim Ipda Sewang menjelaskan, pelaku yang ditangkap tentara PNG dan diserahkan ke pihaknya tersebut yang melakukan pembacokan terhadap korban yang meninggal.
‘’Sementara pelaku yang melakukan terhadap korban yang masih hidup masih dalam pengejaran,’’ katanya.
Dimana, pelaku tersebut diperkirakan masih berada di PNG. Karena kedua pelaku setelah melakukan aksi tersebut langsung melarikan diri ke PNG. ‘’Saat ini, yang bersangkutan masih diperkirakan berada di PNG,’’ terangnya.
Untuk diketahui, kasus pembacokan tersebut terjadi ketika kedua Sopir truk tersebut yang sedang dalam perjalanan dari Boven Digoel-Merauke kemudian singgah istirahat di sebuah rumah makan di Sota. Saat sedang tidur diatas kursi meja makan, tiba-tiba kedua pelaku masuk ke dalam rumah makan itu dan mengayunkan parang kepada kedua korban. Salah satu korban meninggal dunia, sedangkan korban lainnya mengalami luka berat. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos