BIAK-Wings Air resmi membuka rute baru Sorong (SOQ) – Biak (BIK) PP mulai 9 Maret 2026, menggunakan pesawat ATR 72. Launching yang ditandai penerbangan perdana dari Biak ke Sorong langsung memboyong 72 penumpang. Pesawat milik Lion Air Group ini, untuk tahap awal dijadwalkan dua kali dalam seminggu, Senin dan Jumat.
Acara launching yang berlangsung di Bandar Undara Frans Kaisiepo Biak, tergolong sangat Istimewa. Tak hanya dihadiri oleh petinggi Lion Air Group, Bupati Biak Numfor dan jajaran pimpinan/TNI Polri, namun Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, dalam hal ini Gubernur diwakili Sekretaris Daerah, Drs. Yakob Kareth, M.Si juga hadir langsung.
“Tepatnya hari ini, Lion Air Group, melalui Wings Air resmi membuka rute baru Sorong (SOQ) – Biak (BIK) PP. Tujuannya adalah untuk meningkatkan konektivitas intra-Papua, secara khususnya lagi untuk menghubungkan Papua Barat Daya dan Papua, serta mendukung percepatan pembangunan disektor ekonomi dan pariwisata Kabupaten Biak Numfor,” ujar Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM.
Menurut Markus Mansnembra, dari hasil survey Bank BI Perwakilan Papua menyatakan kalau 76 % wisatawan yang mengunjungi Raja Ampat ingin datang di Biak, namun karena terkendala akses atau konectivitas sehingga mengurungkan niatnya untuk datang.
“Kalau wisawatan dari Raja Ampat mau ke Biak, harus lewat Jayapura dulu, atau dari ke Makassar dulu bar uke Biak, tentu ini biayanya mahal sekali. Sehingga dengan kehadiran penerbangan langsung ini, diharapkan akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Biak,” ujarnya.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran manajemen Lion Group yang telah bersedia membuka rute baru ke Biak, khususnya rure Sorong – Biak (PP). Semoga kedepan untuk konektivitas untuk beberapa daerah lainnya dengan tujuan Biak dan sebaliknya juga ikut dibuka,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Area Manager Lion Air Maluku-Papua, Agung S Wibowo juga mengatakan, pembukaan rute Sorong-Biak dan Biak – Sorong untuk tahap awal dua kali dalam seminggu. Namun jika, dalam perjalanan kedepan jika jumlah penumpang maka frekwensi harinya akan ditambah, bahkan kalau memungkinkan bisa setiap hari.
“Jadi untuk sementara hanya dua kali dalam seminggu, namun kalau kedepan jumlah penumpang meningkatkan, maka bisa saja harinya ditambah,” tandasnya
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Yakob Kareth, M.Si mengapresiasi Pemda Biak Numfor yang berhasil membangun komunikasi dengan pihak manajemen Lion Air Group termasuk dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sehingga penerbangan perdana untuk Biak – Sorong dan sebaliknya, bisa melakukan penerbangan perdana.
“Tentunya atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya kami menyambut baik rute ini. Kita semua berharap rute Sorong – Biak dan sebaliknya, tidak hanya membuka konectivitas, namun dapat menjadi bangian dari upaya-upaya percepatan pembangunan dengan mengoptimalkan potensi-potensi unggulan daerah,’ pungkasnya.