Pelatihan Kakao Perkuat Kapasitas Petani dan Koperasi di Raja Ampat

Staf Yayasan EcoNusa Nurdana Pratiwi mengatakan koperasi berperan penting dalam meningkatkan posisi tawar petani melalui pengelolaan usaha secara bersama.

“Koperasi menjadi wadah bagi petani untuk mengelola usaha secara bersama, memperkuat akses pembiayaan, dan meningkatkan nilai jual hasil produksi. Kelembagaan yang kuat akan mendukung pengembangan usaha kakao yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Salah seorang peserta pelatihan, Deni, mengaku memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan langsung di kebunnya.

“Kami jadi memahami cara merawat tanaman, melakukan fermentasi, dan pentingnya koperasi dalam membantu pengembangan usaha kakao. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan hasil panen kami,” ujarnya.

Masyarakat Kampung Wailebet membudidayakan kakao dengan sistem agroforestri yang memadukan tanaman kakao dengan berbagai jenis pohon dalam satu kawasan. Pendekatan tersebut tidak hanya mendukung peningkatan pendapatan petani, tetapi juga membantu menjaga tutupan hutan, kesuburan tanah, dan keanekaragaman hayati di Raja Ampat. (antara)

Baca Juga :  Diduga Balas Dendam, Satu Rumah Ludes Terbakar 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Staf Yayasan EcoNusa Nurdana Pratiwi mengatakan koperasi berperan penting dalam meningkatkan posisi tawar petani melalui pengelolaan usaha secara bersama.

“Koperasi menjadi wadah bagi petani untuk mengelola usaha secara bersama, memperkuat akses pembiayaan, dan meningkatkan nilai jual hasil produksi. Kelembagaan yang kuat akan mendukung pengembangan usaha kakao yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Salah seorang peserta pelatihan, Deni, mengaku memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan langsung di kebunnya.

“Kami jadi memahami cara merawat tanaman, melakukan fermentasi, dan pentingnya koperasi dalam membantu pengembangan usaha kakao. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan hasil panen kami,” ujarnya.

Masyarakat Kampung Wailebet membudidayakan kakao dengan sistem agroforestri yang memadukan tanaman kakao dengan berbagai jenis pohon dalam satu kawasan. Pendekatan tersebut tidak hanya mendukung peningkatan pendapatan petani, tetapi juga membantu menjaga tutupan hutan, kesuburan tanah, dan keanekaragaman hayati di Raja Ampat. (antara)

Baca Juga :  Dana Desa  Alami Penurunan, Sekda: Pengawasa juga Ketat

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya