Waspada Terjebak Gaya Hidup Kekinian, Jati Diri Ibarat Pakaian yang Tak Boleh Dilepas

Ketika Pemuda Membahasakan Semangat Sumpah Pemuda di Tengah Potret, Tantangan, dan Harapan

Deklarasi itu dikumandangkan pada Kongres Kedua Pemuda yang menjadi cikal bakal lahirnya sumpah pemuda. Di Papua semangat yang sama juga tumbuh. Beberapa pemuda memberikan cerita dan asanya.

Laporan: Jimianus Karlodi-Abdel Gamel Naser

Di tengah gemuruh ramainya Kota Jayapura atau yang juga di kenal Port Numbay, denyut nadi perjuangan kaum muda berdenyut kian kencang menyongsong Hari Sumpah Pemuda. Suara tegas namun penuh kehangatan datang dari Wakil Ketua I DPRK Jayapura, Max Karubaba. Politisi Partai Nasdem yang akrab disapa Max ini memantik gelora baru dengan mendefinisikan ulang arti kesuksesan bagi generasi penerus di tanah cenderawasih.

Baca Juga :  Dari Buku Bawa Misi Lain, Putuskan Mata Rantai Pernikahan Dini

Di tengah deru modernitas dan dinamika perkotaan Jayapura, sosok Max melihat bahwa masa depan tanah Papua sangat bergantung pada bagaimana pemuda hari ini memaknai peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi Max, standar anak muda inspiratif tidak boleh hanya diukur dari kesuksesan secara ekonomi semata, jabatan mentereng yang diemban, atau seberapa banyak pengikut dan popularitas yang mereka miliki di media sosial.

Lebih dari itu, pemuda yang benar-benar inspiratif adalah mereka yang mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekitarnya, memiliki kepedulian sosial yang tulus terhadap masyarakat luas, serta tergerak untuk melakukan sesuatu yang jauh lebih bermakna bagi tanah Papua yang tercinta.

Dari ruang gagasan itu, ia mengajak anak muda untuk berani bermimpi besar, menepis rasa minder, serta membakar semangat juang karena, “Kita punya kemampuan, punya potensi, dan juga punya kesempatan untuk maju.”ungkap Max dengan penuh penekanan.

Baca Juga :  Guru Harus Mampu Dorong Kemampuan Berpikir Kritis

​Menurut pandangannya, anak muda harus berani memelihara mimpi-mimpi besar, berani mengambil langkah percobaan, serta memiliki mental pantang menyerah dalam menghadapi berbagai macam keadaan. Segala potensi besar yang dimiliki tidak akan berarti banyak apabila tidak dibarengi dengan disiplin yang tinggi, fondasi pendidikan yang matang, pembentukan karakter yang kokoh, serta etos kerja keras yang konsisten.

Ketika Pemuda Membahasakan Semangat Sumpah Pemuda di Tengah Potret, Tantangan, dan Harapan

Deklarasi itu dikumandangkan pada Kongres Kedua Pemuda yang menjadi cikal bakal lahirnya sumpah pemuda. Di Papua semangat yang sama juga tumbuh. Beberapa pemuda memberikan cerita dan asanya.

Laporan: Jimianus Karlodi-Abdel Gamel Naser

Di tengah gemuruh ramainya Kota Jayapura atau yang juga di kenal Port Numbay, denyut nadi perjuangan kaum muda berdenyut kian kencang menyongsong Hari Sumpah Pemuda. Suara tegas namun penuh kehangatan datang dari Wakil Ketua I DPRK Jayapura, Max Karubaba. Politisi Partai Nasdem yang akrab disapa Max ini memantik gelora baru dengan mendefinisikan ulang arti kesuksesan bagi generasi penerus di tanah cenderawasih.

Baca Juga :  Isu Rasisme masih Menjadi Luka Mendalam Bagi Masyarakat Papua

Di tengah deru modernitas dan dinamika perkotaan Jayapura, sosok Max melihat bahwa masa depan tanah Papua sangat bergantung pada bagaimana pemuda hari ini memaknai peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi Max, standar anak muda inspiratif tidak boleh hanya diukur dari kesuksesan secara ekonomi semata, jabatan mentereng yang diemban, atau seberapa banyak pengikut dan popularitas yang mereka miliki di media sosial.

Lebih dari itu, pemuda yang benar-benar inspiratif adalah mereka yang mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekitarnya, memiliki kepedulian sosial yang tulus terhadap masyarakat luas, serta tergerak untuk melakukan sesuatu yang jauh lebih bermakna bagi tanah Papua yang tercinta.

Dari ruang gagasan itu, ia mengajak anak muda untuk berani bermimpi besar, menepis rasa minder, serta membakar semangat juang karena, “Kita punya kemampuan, punya potensi, dan juga punya kesempatan untuk maju.”ungkap Max dengan penuh penekanan.

Baca Juga :  Narkotika Dominasi Barang Bukti 50 Perkara yang Dimusnahkan Kejari

​Menurut pandangannya, anak muda harus berani memelihara mimpi-mimpi besar, berani mengambil langkah percobaan, serta memiliki mental pantang menyerah dalam menghadapi berbagai macam keadaan. Segala potensi besar yang dimiliki tidak akan berarti banyak apabila tidak dibarengi dengan disiplin yang tinggi, fondasi pendidikan yang matang, pembentukan karakter yang kokoh, serta etos kerja keras yang konsisten.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya