Disinggung soal abu jenazah, kata Miki setelah jenazah dibakar biasanya ada abu, dan abu ini nantinya dikumpulkan kemudian diletakkan di belakang honai perempuan. Lalu apabila semasa hidup almarhum pernah memiliki hutang maka hutang tersebut harus dibayarkan oleh keluarga yang masih hidup.
“Apabila tidak diselesaikan biasa ada karma yang akan diterima keluarga yang masih hidup,” ulas Miki.
Dan setelah semua proses ini dilakukan barulah semua bisa melepas beban dan tanggungjawab selama proses Warekma.
“Jadi sengaja saya paparkan lewat adegan langsung dan juga film untuk menceritakan kepada anak-anak generasi sekarang bahwa ada identitas yang harus selalu mereka ingat dan tak boleh dilupakan,” tutupnya (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos