Untuk itu ia berharap para peserta yang mengikuti kegiatan LKK ini benar-benar menjadi kader dan juga menjadi anggota PMKRI, menjadi kader-kader tulen bagi
gereja dan tanah air. Selain itu, ia berharap peserta yang mengikuti kegiatan menjadi agen perubahan yang berjuang dan berpihak kepada kaum yang tertindas melalui kaderisasi dan intelektualitas yang dimilikinya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balatkes Padang Bulan, Abepura pada, Jumat (22/5) itu berfokus pada pembinaan intelektual anak muda di Tanah Papua, dengan pemateri dari kalangan akademisi, para aktivis, LSM, LBH, senior PMKRI hingga pastor. Ketua PMKRI Cabang Jayapura, Yasman Yaleget, menjelaskan bahwa LKK ini merupakan kelanjutan dari tahapan pendidikan formal di PMKRI, setelah sebelumnya para kader melewati masa Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (Mabim), pada tahun 2025 lalu.
“Tujuan utama dari LKK ini adalah membentuk intelektual muda Papua sekaligus kader Katolik yang memiliki kapasitas intelektual yang baik. Kami ingin memberikan pembobotan terkait persoalan dan isu-isu yang sedang terjadi di Tanah Papua,” ujar Yasman kepada Cenderawasih Pos disela kegiatan berlangsung. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q