Friday, March 27, 2026
25.2 C
Jayapura

Syukuri Nikmat, Tetapi Jangan Berlebihan Rayakan Lebaran

Dalam kesempatan tersebut, Fakhiri juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Papua.

“Kita harus bersiaga, khususnya dalam satu minggu ke depan. Jangan sampai terjadi banjir atau longsor. Kami sudah menyiapkan tim, dan masyarakat diminta segera melapor jika terjadi musibah,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk berhati-hati terhadap kondisi gelombang laut yang cukup tinggi guna menghindari kecelakaan laut selama masa libur Lebaran.

“Di laut, ombak cukup tinggi. Jangan sampai terjadi kecelakaan laut lagi. Kita jaga agar masa libur ini tetap aman tanpa korban,” ujarnya.

Gubernur juga memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan selama libur Idul Fitri. Ia mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah rumah sakit.

Baca Juga :  KPK Tobati: Ada Tiga Manfaat Turkam Walikota

“Saya sudah cek kesiapan rumah sakit. Saya berharap pelayanan tetap optimal selama libur. Jika ada keluhan, segera sampaikan kepada saya. Saya siap turun langsung memastikan pelayanan berjalan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, ribuan umat muslim juga mengikuti rangkaian salat Idul Fitri, di Halaman Kantor Otonom, Kotaraja, Kota Jayapura, meskipun di bawah sinar matahari pagi yang mulai menghangat.

Bertindak sebagai Imam H. Yosroni, S.IP menjelaskan bahwa Idul Fitri menjadi waktu untuk merefleksikan diri, rasa syukur, dan kegembiraan setelah menjalankan ibadah puasa selama kurang-lebih satu bulan.

“Sebulan kita melaksanakan puasa ramadan, hari ini momentum kita untuk bersilaturahmi dan bermaaf-maafan, dan tentunya terus meningkatkan ibadah kepada Allah. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon Maaf lahir dan batin,” kata Yosroni di halaman kantor Otonom Kotaraja, Sabtu (21/3)

Baca Juga :  Kapolda : Banyak Kelompok Ingin Mendapat Pengakuan
Foto boks 2
Suasana pelaksanaan shalat Id Idhul Fitri di halaman Kantor Otonom Kotaraja tanpak khusuk, Sabtu (21/3). (foto:Jimi/Cepos)

Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Papua, H. Sudarmo, S.Pd mengatakan, Idul Fitri memiliki beberapa hikmah, diantaranya menjaga silaturahmi, menikmati nikmat iman dan Islam, menumbuhkan kesadaran untuk bertakwa, mempererat persatuan dan kebersamaan dan mengembalikan jati diri manusia untuk selalu beribadah kepada Allah.

“Ini adalah momentum bagi umat Islam untuk membentuk karakter didalam pribadi-pribadi umat muslim itu sendiri, selama satu bulan penuh atau 30 hari menjalankan ibadah puasa,” jelas Sudarmo kepada Cenderawasih Pos usai salat.

Dalam kesempatan tersebut, Fakhiri juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Papua.

“Kita harus bersiaga, khususnya dalam satu minggu ke depan. Jangan sampai terjadi banjir atau longsor. Kami sudah menyiapkan tim, dan masyarakat diminta segera melapor jika terjadi musibah,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk berhati-hati terhadap kondisi gelombang laut yang cukup tinggi guna menghindari kecelakaan laut selama masa libur Lebaran.

“Di laut, ombak cukup tinggi. Jangan sampai terjadi kecelakaan laut lagi. Kita jaga agar masa libur ini tetap aman tanpa korban,” ujarnya.

Gubernur juga memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan selama libur Idul Fitri. Ia mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah rumah sakit.

Baca Juga :  KPK Tobati: Ada Tiga Manfaat Turkam Walikota

“Saya sudah cek kesiapan rumah sakit. Saya berharap pelayanan tetap optimal selama libur. Jika ada keluhan, segera sampaikan kepada saya. Saya siap turun langsung memastikan pelayanan berjalan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, ribuan umat muslim juga mengikuti rangkaian salat Idul Fitri, di Halaman Kantor Otonom, Kotaraja, Kota Jayapura, meskipun di bawah sinar matahari pagi yang mulai menghangat.

Bertindak sebagai Imam H. Yosroni, S.IP menjelaskan bahwa Idul Fitri menjadi waktu untuk merefleksikan diri, rasa syukur, dan kegembiraan setelah menjalankan ibadah puasa selama kurang-lebih satu bulan.

“Sebulan kita melaksanakan puasa ramadan, hari ini momentum kita untuk bersilaturahmi dan bermaaf-maafan, dan tentunya terus meningkatkan ibadah kepada Allah. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon Maaf lahir dan batin,” kata Yosroni di halaman kantor Otonom Kotaraja, Sabtu (21/3)

Baca Juga :  Dulu Mikir Pawon dan Primbon, Kini Mikir Schedule dan Plan B
Foto boks 2
Suasana pelaksanaan shalat Id Idhul Fitri di halaman Kantor Otonom Kotaraja tanpak khusuk, Sabtu (21/3). (foto:Jimi/Cepos)

Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Papua, H. Sudarmo, S.Pd mengatakan, Idul Fitri memiliki beberapa hikmah, diantaranya menjaga silaturahmi, menikmati nikmat iman dan Islam, menumbuhkan kesadaran untuk bertakwa, mempererat persatuan dan kebersamaan dan mengembalikan jati diri manusia untuk selalu beribadah kepada Allah.

“Ini adalah momentum bagi umat Islam untuk membentuk karakter didalam pribadi-pribadi umat muslim itu sendiri, selama satu bulan penuh atau 30 hari menjalankan ibadah puasa,” jelas Sudarmo kepada Cenderawasih Pos usai salat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya