Ia mengaku, BMKG Wilayah V Jayapura telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada pukul 18.15 WIT dan diperbaharui pada pukul 21.00 WIT.Diketahui Informasi peringatan ini ia disebarluaskan melalui media sosial (Whatsapp, Twitter, Facebook, Instagram InfoBMKGPapua serta Aplikasi InfoBMKG dan website BMKG).
“Ptensi hujan ini masih bisa terjadi tiga ke depan terhitung, Rabu (20/3) hingga, Jumat (22/3) untuk wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan sekitarnya, diperkirakan masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.”ungkapnya.
“Kami menghimbau masyarakat dan stakeholder untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih peduli memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, membersihkan saluran air/drainase, sungai yang telah mengalami pendangkalan, dan menebang dahan ataupun ranting pohon -pohon tinggi,”himbauannya.
Di samping itu, Ia juga menyampaikan untuk tetap memperhatikan lingkungan sekitar mengingat kondisi topografi wilayah Papua yang memiliki banyak lereng dengan kemiringan cukup terjal dapat menjadi wilayah yang rawan longsor apabila terjadi hujan dengan durasi yang lama.
“Masyarakat yang bermukim di Kawasan kaki gunung ataupun perbukitan juga perlu meningkatkan kewaspadaannya, segera menjauhi daerah perbukitan ketika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi yang lama,” lanjutnya.
Ia juga mengajak Masyarakat dan stakeholder untuk selalu memperbaharui informasi cuaca mengingat kondisi cuaca yang sangat cepat berubah.
Sementara itu, pasca hujan deras dan banjir ini, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Robby K Awi turun langsung mendampingi para petugas untuk membersihkan ranting Pohon yang tumbang didepan terminal lama Entrop. Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, Rabu (20/3) pagi, Sekda Kota Jayapura itu didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Asep Khalid.
Sekda Robby menyampaikan dalam waktu dekat pemerintah akan mendata terlebih dahulu terkait pohon-pohon yang tumbang di wilayah Kota Jayapura. “Untuk pohon yang rawan tumbang di jalan, dalam jangka pendek kami akan melakukan penebangan, namun setelah kami melakukan pembersihan kami akan melakukan pendataan ulang pohon-pohon yang berdampak,” kata Robby saat ditanya Cenderawasih Pos, Rabu (20/3) pagi.
Agar kejadian ini tidak terulang kembali, Robby menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan baru di sembarangan tempat. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang membuka lahan kami berharap bisa menjaga juga,” imbaunya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos