Rela Kehilangan Masa Sekolah demi Harumkan Bangsa

Basral Graito Hutomo, Raja Skateboard Asia Tenggara Peraih Medali Emas di Sea Games

Sebuah keberhasilan terkadang lahir bukan dari sesuatu yang mulus dan lancar. Ada juga muncul dari cemohan, ejekan bahkan ketidakpercayaan. Seperti yang dilakukanremaja kelahiran Karanganyar. Medali emas di Sea Games yang menjawab

Laporan:Alfida Nurcholisah

Detik-detik terakhir di SAT Extreme Sports Park, Rajamangala, Minggu (14/12), terasa seperti keabadian bagi kontingen Indonesia. Di tengah sorakan pendukung tuan rumah, seorang pemuda asal Karanganyar berdiri di ujung lintasan dengan papan skate-nya. Basral Graito Hutomo berada dalam posisi terjepit, menempati peringkat keempat menjelang percobaan terakhir, ia memikul beban sebagai penentu medali emas ke-39 untuk Merah Putih.

Baca Juga :  Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Bakal Diganjar Bonus Rp 6 Miliar

Namun, di saat tekanan memuncak, Basral justru tampil sedingin es. Dengan kontrol papan yang presisi, ia meluncur, melompat, dan menuntaskan trik pamungkasnya tanpa cela. Skor langsung melonjak ke angka 166,67, melompati dua atlet Thailand dan memastikan podium tertinggi. Basral bukan hanya meraih emas, ia menggetarkan arena SEA Games 2025.Siapa sangka, sang jawara Asia ini mengawali mimpinya dari papan skate seharga lima ribu rupiah yang dibeli di pasar.

Basral Graito Hutomo sendiri lahir di Tangerang pada 22 Januari 2007 namun tumbuh besar di Tohudan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ia mulai mencintai olahraga skateboard ketika memasuki Sekolah Dasar (SD). Basral belajar secara otodidak dengan melihat tayangan di Youtube. Masa kecil dan beranjak remaja sering ia habiskan dengan menggeluti skateboard di beberapa lokasi di Kota Solo yang menjadi markas dari komunitas skateboard, salah satunya Stadion Manahan.

Baca Juga :  Alokasi Anggaran Tak Sebanding Kebutuhan Riil, Keselamatan Pasien Terancam

Basral Graito Hutomo, Raja Skateboard Asia Tenggara Peraih Medali Emas di Sea Games

Sebuah keberhasilan terkadang lahir bukan dari sesuatu yang mulus dan lancar. Ada juga muncul dari cemohan, ejekan bahkan ketidakpercayaan. Seperti yang dilakukanremaja kelahiran Karanganyar. Medali emas di Sea Games yang menjawab

Laporan:Alfida Nurcholisah

Detik-detik terakhir di SAT Extreme Sports Park, Rajamangala, Minggu (14/12), terasa seperti keabadian bagi kontingen Indonesia. Di tengah sorakan pendukung tuan rumah, seorang pemuda asal Karanganyar berdiri di ujung lintasan dengan papan skate-nya. Basral Graito Hutomo berada dalam posisi terjepit, menempati peringkat keempat menjelang percobaan terakhir, ia memikul beban sebagai penentu medali emas ke-39 untuk Merah Putih.

Baca Juga :  Tempat Pengambilan Keputusan Penting itu Jadi Penuh Tawa dengan Ungkapan Polos

Namun, di saat tekanan memuncak, Basral justru tampil sedingin es. Dengan kontrol papan yang presisi, ia meluncur, melompat, dan menuntaskan trik pamungkasnya tanpa cela. Skor langsung melonjak ke angka 166,67, melompati dua atlet Thailand dan memastikan podium tertinggi. Basral bukan hanya meraih emas, ia menggetarkan arena SEA Games 2025.Siapa sangka, sang jawara Asia ini mengawali mimpinya dari papan skate seharga lima ribu rupiah yang dibeli di pasar.

Basral Graito Hutomo sendiri lahir di Tangerang pada 22 Januari 2007 namun tumbuh besar di Tohudan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ia mulai mencintai olahraga skateboard ketika memasuki Sekolah Dasar (SD). Basral belajar secara otodidak dengan melihat tayangan di Youtube. Masa kecil dan beranjak remaja sering ia habiskan dengan menggeluti skateboard di beberapa lokasi di Kota Solo yang menjadi markas dari komunitas skateboard, salah satunya Stadion Manahan.

Baca Juga :  STY: Kemenangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 Lebih Baik dari Ekspektasi

Berita Terbaru

Artikel Lainnya