Tuesday, March 10, 2026
28.8 C
Jayapura

Tak Sekedar Menguasai Materi, juga Harus Menghidupi Spiritualitas Pelayanan

Dari Rekoleksi Para Guru dan Pegawai YPPK St. Fransiskus Asisi Jayapura

YPPK Kota/Kabupaten Jayapura menggelar Rekoleksi untuk Guru dan Pegawai YPPK wilayah Kotaraja, Abepura dan Waena. Lantas apa yang diharapkan bagi para peserta setelah mengikuti kegiatan ini?

Laporan: Karolus Daot – Jayapura

Tawa riang bercampur hangatnya sapaan persaudaraan terdengar di Aula SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Rabu (20/8). Ratusan guru Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik mulai dari tingkat TK hingga SMA, datang dari Kotaraja, Abepura, hingga Waena termasuk juga para pegawai.

Bukan hanya untuk melepas rindu dengan sesama rekan pendidik, tapi ada sesuatu yang lebih dalam. Mereka datang untuk mengisi kembali semangat pelayanan melalui rekoleksi. Dengan tema Melayani dengan Rendah Hati, Mendidik dengan Kasih, Meneladani Santo Fransiskus Asisi dalam Karya Pendidikan”

Baca Juga :  Sejak 1982 Tiga Kali Ganti Nama, Tak Lagi Muda Namun Tetap Miliki Kharisma

Direktur YPPK Kota/Kabupaten Jayapura, Ferdinando Lase, mengungkapkan bahwa rekoleksi ini penting dilakukan. Ia menyebut tantangan pendidikan semakin berat, terutama karena perkembangan zaman yang pesat dan kebijakan sekolah negeri gratis.

“Kami harus meningkatkan kualitas pendidikan, sementara di sisi lain juga harus memperhatikan kesejahteraan guru dengan kondisi keuangan yang terbatas. Tantangan ini nyata, apalagi minat masuk sekolah yayasan makin tergerus. Karena itu, rekoleksi ini menjadi sarana untuk menjaga semangat para guru,” jelasnya.

Lebih jauh, Ferdinando menegaskan bahwa guru YPPK dituntut untuk tetap melayani siswa dengan penuh kasih, meski kondisi tidak selalu mudah. Ia menyebut guru Katolik memiliki identitas khusus, yaitu mendidik sekaligus menjadi pelayan dengan hati yang tulus.

Baca Juga :  Tak Harus Baca Satu Buku Satu Hari, yang Tak Punya Buku Bisa Pinjam Gratis

Selama tiga hari, kegiatan rekoleksi berlangsung bergantian di beberapa wilayah. Selasa (19/8) diadakan untuk guru Kabupaten Jayapura, Rabu (20/8) untuk Kotaraja, Abepura, dan Waena, lalu Kamis (21/8) bagi Kota Jayapura dan Muara Tami.

Dari Rekoleksi Para Guru dan Pegawai YPPK St. Fransiskus Asisi Jayapura

YPPK Kota/Kabupaten Jayapura menggelar Rekoleksi untuk Guru dan Pegawai YPPK wilayah Kotaraja, Abepura dan Waena. Lantas apa yang diharapkan bagi para peserta setelah mengikuti kegiatan ini?

Laporan: Karolus Daot – Jayapura

Tawa riang bercampur hangatnya sapaan persaudaraan terdengar di Aula SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Rabu (20/8). Ratusan guru Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik mulai dari tingkat TK hingga SMA, datang dari Kotaraja, Abepura, hingga Waena termasuk juga para pegawai.

Bukan hanya untuk melepas rindu dengan sesama rekan pendidik, tapi ada sesuatu yang lebih dalam. Mereka datang untuk mengisi kembali semangat pelayanan melalui rekoleksi. Dengan tema Melayani dengan Rendah Hati, Mendidik dengan Kasih, Meneladani Santo Fransiskus Asisi dalam Karya Pendidikan”

Baca Juga :  Tak Pernah Bertemu Pembeli, Transaksi Biasa Menggunakan Tanda Khusus

Direktur YPPK Kota/Kabupaten Jayapura, Ferdinando Lase, mengungkapkan bahwa rekoleksi ini penting dilakukan. Ia menyebut tantangan pendidikan semakin berat, terutama karena perkembangan zaman yang pesat dan kebijakan sekolah negeri gratis.

“Kami harus meningkatkan kualitas pendidikan, sementara di sisi lain juga harus memperhatikan kesejahteraan guru dengan kondisi keuangan yang terbatas. Tantangan ini nyata, apalagi minat masuk sekolah yayasan makin tergerus. Karena itu, rekoleksi ini menjadi sarana untuk menjaga semangat para guru,” jelasnya.

Lebih jauh, Ferdinando menegaskan bahwa guru YPPK dituntut untuk tetap melayani siswa dengan penuh kasih, meski kondisi tidak selalu mudah. Ia menyebut guru Katolik memiliki identitas khusus, yaitu mendidik sekaligus menjadi pelayan dengan hati yang tulus.

Baca Juga :  Longsoran Tebing  Ring Road, Jalan jadi  Licin dan Berlumpur

Selama tiga hari, kegiatan rekoleksi berlangsung bergantian di beberapa wilayah. Selasa (19/8) diadakan untuk guru Kabupaten Jayapura, Rabu (20/8) untuk Kotaraja, Abepura, dan Waena, lalu Kamis (21/8) bagi Kota Jayapura dan Muara Tami.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya