Isu Rasisme masih Menjadi Luka Mendalam Bagi Masyarakat Papua

Untuk mengenang agar kasus atau tindakan rasime ini tidak terulang, Solidaritas Mahasiswa Papua (SMP) menggelar aksi mimbar bebas di Putaran Taksi Perumnas III Waena, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, pada Selasa (19/8) sore.

Aksi bertema “Rasisme Musuh Kita Bersama” ini dikoordinir oleh Boni Salla selaku Korlap Umum yang didampingi oleh Kamus Bayage, aktivis mahasiswa dari Universitas Cenderawasih (Uncen). Puluhan peserta turut ambil bagian dalam aksi tersebut.

“Hari ini kami mengelar aksi dalam rangka memperingati enam tahun insiden rasisme terhadap mahasiswa Papua pada tahun 2019 yang lalu. Kami ingin kejadian ini tidak akan terulang lagi,” singkat Kamus Bayage kepada Cenderawasih Pos, Selasa (19/8).

Baca Juga :  Puluhan Aset Kendaraan di DPRP Ditarik 

Dari pantauan Cenderawasih Pos, para peserta membawa berbagai alat peraga seperti spanduk dan pamflet bertuliskan pesan-pesan penolakan terhadap rasisme.

Beberapa di antaranya bertuliskan “Stop Rasis!”, “Kami Bukan Monyet, Kami Manusia Sama Seperti Koi”, serta “Rasisme Adalah Musuh Dunia dan Musuh Kita Bersama Rakyat Papua”.

Kapolsek Heram, Bernadus Yunus Ick, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Heram dan satu SST Dalmas Polresta Jayapura turut hadir melakukan pengamanan dan memberikan imbauan agar kegiatan berjalan tertib.

Dalam arahannya, Kapolsek memberikan izin orasi hingga pukul 17.00 WIT dengan syarat tidak melakukan pergerakan tambahan. “Kami telah memberikan izin aksi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan akan berakhir pada pukul 17.00 WIT,” kata Kapolsek dalam keterangannya.

Baca Juga :  Freeport Berbagi Praktik Baik Upaya Menjaga Keanekaragaman Hayati di Papua

Untuk mengenang agar kasus atau tindakan rasime ini tidak terulang, Solidaritas Mahasiswa Papua (SMP) menggelar aksi mimbar bebas di Putaran Taksi Perumnas III Waena, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, pada Selasa (19/8) sore.

Aksi bertema “Rasisme Musuh Kita Bersama” ini dikoordinir oleh Boni Salla selaku Korlap Umum yang didampingi oleh Kamus Bayage, aktivis mahasiswa dari Universitas Cenderawasih (Uncen). Puluhan peserta turut ambil bagian dalam aksi tersebut.

“Hari ini kami mengelar aksi dalam rangka memperingati enam tahun insiden rasisme terhadap mahasiswa Papua pada tahun 2019 yang lalu. Kami ingin kejadian ini tidak akan terulang lagi,” singkat Kamus Bayage kepada Cenderawasih Pos, Selasa (19/8).

Baca Juga :  Periksa Secara Manual Tanpa Alat Khusus, Lapor Aparat Jika Ada Kecurigaan

Dari pantauan Cenderawasih Pos, para peserta membawa berbagai alat peraga seperti spanduk dan pamflet bertuliskan pesan-pesan penolakan terhadap rasisme.

Beberapa di antaranya bertuliskan “Stop Rasis!”, “Kami Bukan Monyet, Kami Manusia Sama Seperti Koi”, serta “Rasisme Adalah Musuh Dunia dan Musuh Kita Bersama Rakyat Papua”.

Kapolsek Heram, Bernadus Yunus Ick, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Heram dan satu SST Dalmas Polresta Jayapura turut hadir melakukan pengamanan dan memberikan imbauan agar kegiatan berjalan tertib.

Dalam arahannya, Kapolsek memberikan izin orasi hingga pukul 17.00 WIT dengan syarat tidak melakukan pergerakan tambahan. “Kami telah memberikan izin aksi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan akan berakhir pada pukul 17.00 WIT,” kata Kapolsek dalam keterangannya.

Baca Juga :  Dididik Selama Satu Bulan, Harus Terbiasa Mandiri Jauh dari Orang Tua

Berita Terbaru

Artikel Lainnya