Juri dan Peserta Ada dari Muslim, Tahun Depan Ditargetkan 500 Peserta

“Selama empat hari ini tentu peserta sudah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan biaya. Ini bentuk perhatian kami, semoga bisa sedikit membantu,” ujarnya.

Yang menarik, lomba puji-pujian ini juga melibatkan tiga juri yang berasal dari kalangan Muslim. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat toleransi antarumat beragama di Kota Jayapura.

“Meski mereka berjilbab, mereka dengan rendah hati bersedia menjadi juri. Ini kebanggaan bagi kita semua, bahwa harmoni yang kita bangun selama ini benar-benar nyata,” ungkap Abisai.

Tak hanya itu, dari total peserta yang tampil, terdapat empat orang peserta Muslim yang turut ambil bagian dalam lomba puji-pujian tersebut. Kehadiran mereka semakin memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi semangat utama kegiatan ini.

Baca Juga :  Walikota Akui Koordinasi Tiga Tungku Belum Maksimal

Salah satu peserta Muslim, Armin, mengaku keikutsertaannya murni sebagai bentuk partisipasi dan kecintaannya terhadap seni musik, bukan terkait keyakinan. “Ini wadah yang bagus untuk menyalurkan talenta. Ikut lomba bukan berarti harus ikut meyakini, tapi lebih kepada memeriahkan momentum Paskah bersama saudara-saudara kita,” ujarnya.

Menurutnya, kebersamaan seperti inilah yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat di Indonesia Timur. “Agama itu urusan pribadi, tapi kebersamaan dan persatuan itu yang harus terus kita jaga,” tambahnya.

Sementara itu, Nerlince Wamuar Rollo mengungkapkan bahwa pihaknya berencana kembali menggelar lomba serupa dalam waktu dekat, namun dengan konsep berbeda, yakni lomba puji-pujian keluarga.

“Nanti bukan lagi solo, tetapi satu keluarga—ayah, ibu, dan anak—yang akan tampil bersama. Ini untuk memperkuat kebersamaan dalam keluarga,” jelasnya.

Baca Juga :  Warning KPK yang Sering Miras di Jembatan Merah

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari juri, panitia, peserta, hingga media yang turut menyiarkan jalannya lomba secara langsung.

Dalam lomba ini, panitia juga menyediakan hadiah utama bagi para pemenang, yakni Juara 1 sebesar Rp5 juta, Juara 2 Rp3 juta, dan Juara 3 Rp2 juta. Selain itu, terdapat kategori Harapan 1 sebesar Rp1 juta, Harapan 2 Rp 750 ribu dan Harapan 3 Rp500 ribu, serta sejumlah penghargaan favorit lainnya.

“Selama empat hari ini tentu peserta sudah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan biaya. Ini bentuk perhatian kami, semoga bisa sedikit membantu,” ujarnya.

Yang menarik, lomba puji-pujian ini juga melibatkan tiga juri yang berasal dari kalangan Muslim. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat toleransi antarumat beragama di Kota Jayapura.

“Meski mereka berjilbab, mereka dengan rendah hati bersedia menjadi juri. Ini kebanggaan bagi kita semua, bahwa harmoni yang kita bangun selama ini benar-benar nyata,” ungkap Abisai.

Tak hanya itu, dari total peserta yang tampil, terdapat empat orang peserta Muslim yang turut ambil bagian dalam lomba puji-pujian tersebut. Kehadiran mereka semakin memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi semangat utama kegiatan ini.

Baca Juga :  Wajah Baru si Pemalu yang Kenakan Baju Keramat Beto dan Poci

Salah satu peserta Muslim, Armin, mengaku keikutsertaannya murni sebagai bentuk partisipasi dan kecintaannya terhadap seni musik, bukan terkait keyakinan. “Ini wadah yang bagus untuk menyalurkan talenta. Ikut lomba bukan berarti harus ikut meyakini, tapi lebih kepada memeriahkan momentum Paskah bersama saudara-saudara kita,” ujarnya.

Menurutnya, kebersamaan seperti inilah yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat di Indonesia Timur. “Agama itu urusan pribadi, tapi kebersamaan dan persatuan itu yang harus terus kita jaga,” tambahnya.

Sementara itu, Nerlince Wamuar Rollo mengungkapkan bahwa pihaknya berencana kembali menggelar lomba serupa dalam waktu dekat, namun dengan konsep berbeda, yakni lomba puji-pujian keluarga.

“Nanti bukan lagi solo, tetapi satu keluarga—ayah, ibu, dan anak—yang akan tampil bersama. Ini untuk memperkuat kebersamaan dalam keluarga,” jelasnya.

Baca Juga :  Cuaca Tak Bersahabat, Terpaksa Bertahan dengan Kasbon

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari juri, panitia, peserta, hingga media yang turut menyiarkan jalannya lomba secara langsung.

Dalam lomba ini, panitia juga menyediakan hadiah utama bagi para pemenang, yakni Juara 1 sebesar Rp5 juta, Juara 2 Rp3 juta, dan Juara 3 Rp2 juta. Selain itu, terdapat kategori Harapan 1 sebesar Rp1 juta, Harapan 2 Rp 750 ribu dan Harapan 3 Rp500 ribu, serta sejumlah penghargaan favorit lainnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya