“Jangan takut buat salah, karena dengan kesalahan kita akan menjadi lebih baik. Berdoa minta hikmat dari Tuhan dan terus belajar,” pesannya.
Bagi Touskha, Hari Perempuan Internasional adalah momen untuk merayakan keberhasilan di segala bidang. Di lapangan hijau, ia telah membuktikan bahwa gender tidak pernah menentukan kualitas sebuah strategi. Di bawah komandonya, sepak bola bukan lagi sekadar permainan laki-laki, melainkan panggung bagi siapa saja yang memiliki keberanian untuk bermimpi. (*).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Jangan takut buat salah, karena dengan kesalahan kita akan menjadi lebih baik. Berdoa minta hikmat dari Tuhan dan terus belajar,” pesannya.
Bagi Touskha, Hari Perempuan Internasional adalah momen untuk merayakan keberhasilan di segala bidang. Di lapangan hijau, ia telah membuktikan bahwa gender tidak pernah menentukan kualitas sebuah strategi. Di bawah komandonya, sepak bola bukan lagi sekadar permainan laki-laki, melainkan panggung bagi siapa saja yang memiliki keberanian untuk bermimpi. (*).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q